Home Education Kampanye Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Batam, Dirlantas Polda Kepri Soroti Tingginya Laka Usia Pelajar

Kampanye Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Batam, Dirlantas Polda Kepri Soroti Tingginya Laka Usia Pelajar

0 comments

KORLANTAS POLRI, BatamDirektorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Riau menggelar kampanye keselamatan dan kepatuhan berkendara bersama pilar Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri di Aula SMAN 1 Batam, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat, serta dihadiri Kakanwil PT Jasa Raharja Provinsi Kepri, perwakilan instansi terkait, personel Ditlantas Polda Kepri, serta jajaran guru dan siswa SMAN 1 Batam.

Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Saat ini, masih banyak siswa yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah, sementara korban kecelakaan di Batam didominasi usia produktif.

Dirlantas Polda Kepri dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa pada Triwulan I 2026 tercatat sebanyak 492 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepri, dengan rasio 21 kejadian per 100.000 penduduk. Sebanyak 40 hingga 50 persen kejadian terjadi di wilayah Barelang, dengan dominasi korban berusia 15 hingga 24 tahun.

“Data menunjukkan korban usia produktif mencapai 35,30 persen, termasuk 66 korban dari kalangan pelajar SMA sederajat. Ini menjadi perhatian serius dan harus kita tekan bersama,” ujar Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat.

Ia menambahkan, faktor utama kecelakaan masih didominasi kelalaian pengendara atau human error. Karena itu, edukasi keselamatan menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan sejak dini.

“Edukasi dan kampanye keselamatan ini adalah langkah preemtif untuk menekan angka kecelakaan, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi produktif,” katanya.

Dirlantas juga menekankan pentingnya kesadaran berkendara yang dimulai dari kepatuhan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“SIM bukan sekadar administrasi, tetapi bukti bahwa seseorang sudah memiliki kompetensi, kesiapan mental, dan tanggung jawab dalam berkendara,” tegasnya.

Lihat juga: Tekan Kecelakaan Lalu Lintas di Kawasan Sekolah, Satlantas Polresta Barelang Tempatkan Personel di Titik-titik Rawan

Sementara itu, perwakilan PT Jasa Raharja Provinsi Kepri mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas berdampak besar bagi korban dan keluarga.

“Keselamatan harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Hindari perilaku berisiko di jalan dan jadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari,” ujarnya.

Dari sisi Dinas Perhubungan Kota Batam, disampaikan bahwa disiplin berlalu lintas dimulai dari hal sederhana seperti mematuhi rambu dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari saling menghormati sesama pengguna jalan dan menggunakan fasilitas sesuai peruntukannya,” kata perwakilan Dishub.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di kalangan pelajar semakin meningkat guna menekan angka kecelakaan dan mewujudkan keselamatan di jalan raya.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

NTMC SCREEN ×