KORLANTAS POLRI, Jakarta – Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin) Polri Gelombang XVII Tahun Anggaran 2026 menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi tim monitoring dan evaluasi dalam mendukung keselamatan serta kelancaran lalu lintas, Rabu (22/4).
Ketua Tim Teknis Evaluasi Andalalin Direktorat Lalu Lintas Jalan, Ahmad Ramdani, menyampaikan bahwa peran tim monitoring dan evaluasi menjadi aspek krusial dalam pelaksanaan Andalalin.

“Dari Direktorat Lalu Lintas Jalan menekankan terkait dengan tim monitoring dan evaluasi yang memang di mana di dalamnya sudah dibentuk dengan tim monitoring yang memang sudah berkompeten dalam hal pelaksanaan monitoring dan evaluasi,” ujar Ketua Tim Teknis Evaluasi Andalalin Direktorat Lalu Lintas Jalan Ahmad Ramdani.
Penguatan kompetensi perlu terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan.
Lihat juga: Studi Kasus Monitoring dan Evaluasi Andalalin di Kawasan Bogor, Soroti Akses Jalan dan Titik Blackspot
“Dengan kompetensi ke depannya harus lebih giat lagi. Terkait penyelenggaraannya mulai dari diklat, hingga nanti ke depannya lebih kompetensi untuk apa namanya pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini,” lanjutnya.
Selain itu, Ahmad juga menekankan pentingnya memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dalam setiap dokumen Andalalin.
“Perlu diperhatikan terkait dengan kamseltibcarlantas-nya, karena memang di dalam dokumen itu sudah diatur mulai dari keselamatan, ketertiban, kelancaran terhadap lalu lintas yang sudah dilaksanakan ketika ada pembangunan baru yang ada di lokasi tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas anggota kepolisian dalam bidang Andalalin diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

