KORLANTAS POLRI, Palangkaraya – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menginisiasi rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral guna memperkuat keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Rakor yang melibatkan lima pilar keselamatan ini dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, mengatakan, rakor tersebut diproyeksikan menghasilkan rekomendasi strategis berbasis data yang akan diserahkan kepada Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.
“Rakor ini merupakan hasil komunikasi dengan Dishub dan Jasa Raharja. Hari ini kita lakukan rapat pendahuluan untuk menyamakan persepsi sekaligus menginventarisasi data dan kendala yang akan menjadi big data,” ujar Kombes Pol Yusep usai rapat di Aula Dinas Perhubungan Kalteng, dikutip hari ini, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, rapat pendahuluan menjadi tahap penting agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama sebelum pelaksanaan rakor tingkat provinsi.
“Harapannya, saat rakor nanti sudah ada rumusan data dan strategi yang disusun tim perumus untuk kemudian diserahkan kepada Gubernur sebagai dasar penekanan kebijakan,” jelasnya.
Lihat juga: Satlantas Polres Sekadau Lakukan Perawatan Intensif Demplot Jagung Hibrida
Kombes Pol Yusep menambahkan, saat ini tim perumus telah dibentuk dan tengah mengumpulkan berbagai data pendukung. Data tersebut mencakup kondisi infrastruktur jalan, titik rawan kecelakaan, kebijakan pemerintah, hingga kondisi angkutan di masing-masing daerah.
“Semua data akan dianalisis untuk memetakan faktor penyebab kecelakaan maupun kendala di lapangan. Dari situ kita susun rekomendasi yang konkret dan aplikatif,” katanya.
Ia menegaskan, pendekatan berbasis data atau evidence based policy menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan tidak sekadar normatif, tetapi mampu menyasar akar persoalan.
Melalui inisiatif ini, Ditlantas Polda Kalteng menegaskan komitmennya dalam membangun sistem keselamatan lalu lintas yang terintegrasi. Rakor mendatang diharapkan memperkuat sinergi lintas instansi sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Kalteng.

