KORLANTAS POLRI, Pulang Pisau – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulang Pisau terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” yang digelar di Kantor Bersama Samsat Pulang Pisau, Sabtu (18/4/2024).
Kegiatan ini menjadi ruang interaksi langsung antara petugas kepolisian dan masyarakat, khususnya para wajib pajak yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji melalui Kasat Lantas Iptu Divani Mareta Astuti mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami ingin mendengar langsung suara masyarakat. Dengan interaksi tanpa sekat, kami bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar prima dan transparan,” ujar Iptu Divani, dikutip hari ini, Sabtu (18/4/2026).
Lihat juga: Tak Sekadar Urus SIM, Satpas Polres Berau Bekali Pemohon Edukasi Keselamatan Berkendara
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya tertib administrasi kendaraan. Warga diimbau untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen seperti STNK dan TNKB guna menjamin legalitas serta kenyamanan saat berkendara.
Selain itu, personel Unit Regident turut memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan mengedepankan kecepatan dan pendekatan humanis.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam kegiatan ini antara lain dialog interaktif terkait mekanisme perpanjangan pajak dan mutasi kendaraan, edukasi keselamatan berlalu lintas, hingga evaluasi fasilitas dan alur pelayanan di Samsat.
Di akhir kegiatan, masyarakat diajak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan cara sederhana, seperti taat membayar pajak kendaraan tepat waktu dan selalu membawa kelengkapan surat saat berkendara.
“Mari kita mulai dari diri sendiri. Dengan surat kendaraan yang lengkap dan taat pajak, kita tidak hanya tertib hukum, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tutupnya.

