KORLANTAS POLRI, Maumere – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sikka menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini sebagai langkah preventif menekan pelanggaran lalu lintas. Kegiatan ini digelar di TK Bhayangkari, Kamis (16/4/2026).
Dua personel Satlantas Polres Sikka, Aipda Aris Marsudi dan Bripka Sendi, turun langsung memberikan materi kepada siswa dan guru. Suasana berlangsung interaktif, dengan metode penyampaian yang disesuaikan untuk anak usia dini.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, mereka diajak memahami pentingnya keselamatan dengan pendekatan dialog ringan, bukan sekadar ceramah.

Dalam sosialisasi tersebut, polisi menekankan beberapa hal penting, seperti kewajiban memakai helm saat dibonceng, patuh aturan lalu lintas, serta larangan penggunaan sepeda listrik di jalan umum yang berisiko bagi anak-anak.
Tak hanya siswa, para guru juga diingatkan untuk menjadi teladan dalam disiplin berlalu lintas. Peran guru dinilai penting dalam menanamkan kebiasaan baik yang bisa dibawa anak hingga ke lingkungan keluarga.
Lihat juga: Edukasi ke Pelajar SMP, Satlantas Lingga Ingatkan Soal Helm hingga Penggunaan Knalpot
Menariknya, siswa didorong menjadi “agen kecil keselamatan lalu lintas” di rumah. Mereka diharapkan bisa menyampaikan kembali pesan-pesan yang diterima kepada orang tua, terutama soal pentingnya penggunaan helm dan tertib berkendara.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini, guru dan siswa mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait keselamatan berlalu lintas dan siap mendukung upaya kepolisian dalam membangun budaya tertib lalu lintas.
Satlantas Polres Sikka berkomitmen sosialisasi akan terus digencarkan demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayahnya.

