Home Headlines Dirgakkum Korlantas Polri: Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Antisipasi Arus Mudik 2026

Dirgakkum Korlantas Polri: Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Antisipasi Arus Mudik 2026

0 comments

KORLANTAS POLRI, Jakarta – Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026 mengatakan, Korlantas Polri siap menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, mulai dari pemetaan titik kerawanan, hingga skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional.

Hal ini dikatakan Brigjen Pol Faizal saat menjadi narasumber dalam program “Menyapa Kampung Halaman, Mudik Aman dan Hati Nyaman” yang digelar di Sin Po TV sekaligus melepas tim liputan mudik Lebaran Sin Po TV pada Rabu (11/3/2026).

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder telah melakukan survei ke berbagai titik strategis seperti pelabuhan, stasiun, bandara, serta jalur utama yang menjadi pusat pergerakan masyarakat.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal.

“Dari kepolisian kami sudah melakukan persiapan diawali dengan evaluasi tahun sebelumnya, kemudian dilanjutkan survei bersama stakeholder di sejumlah titik transportasi dan jalur yang menjadi pusat aktivitas masyarakat saat mudik,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Berdasarkan hasil analisis dan prediksi, puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026.

“Pada saat nanti arus balik juga ada dua prediksi gelombang pertama yaitu tanggal 24 Maret 2026–25 Maret 2026, kemudian gelombang kedua 28 Maret 2026–29 Maret 2026. Ini arus baliknya,” terang Dirgakkum.

Lihat juga: Rakor di Kemenko Polkam, Polri Siapkan Strategi Pengamanan Ramadan hingga Idulfitri 2026

Lebih lanjut, ia menjelaskan terdapat lima klaster titik kerawanan yang menjadi fokus pengamanan yaitu jalan tol, jalur arteri, penyeberangan laut, simpul transportasi seperti stasiun dan bandara, kawasan wisata, serta tempat ibadah.

Guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri juga menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow hingga one way, yang akan diterapkan secara situasional berdasarkan volume kendaraan di lapangan.

“Kami memanfaatkan teknologi seperti traffic counting dan VC ratio untuk menentukan langkah yang harus diambil, apakah menggunakan contraflow satu lajur atau dua lajur, maupun pemberlakuan sistem one way,” katanya.

Lebih lanjut, Dirgakkum menegaskan Operasi Ketupat tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama mudik Lebaran.

“Operasi Ketupat tidak hanya fokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran,” pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

NTMC SCREEN ×