Tag Archives: Kakorlantas

2019, Kakorlantas Targetkan Samsat Online Berjalan Serentak di Seluruh Indonesia

Kakorlantas Polri

KorlantasPolri – Korlantas Polri Gelar Rapat Koordinasi Pembina Samsat Nasional 2018 bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama dan PKS kerjasama Samsat Online Nasional tahun 2018 di Kartika Plaza, Kuta, Bali, 15 November 2018.

Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri dalam keterangannya, menargetkan layanan ini sudah bisa diterapkan di seluruh provinsi Indonesia tahun depan. Seluruh provinsi di Indonesia, mayoritas telah menerapkan pelayanan e-samsat atau samsat online.

“Sekarang masing-masing provinsi sudah melakukan internal, artinya mereka melakukan online pada kabupaten/kota. Tapi yang online seluruh Indonesia ada 24 provinsi, tinggal 10 lagi nih, akan kita programkan di tahun depan,” kata Kakorlantas.

“Mudah-mudahan semua provinsi di Sulawesi, kemudian Maluku dan Maluku Utara, Papua dan Papua Barat pada awal tahun depan sudah bisa dijalankan seluruh Indonesia,” kata Kakorlantas.

Kakorlantas menambahkan, program Samsat Online yang sudah di launching pada 2017, akan disempurnakaan pada 2019. Dengan layanan samsat online, masyarakat bisa melakukan transaksi di mana saja tanpa perlu antre.

“Kemudahan e-samsat bisa melakukan transaksi di mana saja, tidak perlu lagi antre-antre di kantor Samsat. Kemudahan waktunya efisien, tidak sampai 2 menit melakukan transaksi untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan kecelakaan lalin, dan pengesahan STNK, itu semua online,” kata Kakorlantas.

Kakorlantas Pastikan Kesiapan Rakor Pembina Samsat Nasional 2018

Kakorlantas Polri

KorlantasPolri – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Refdi Andri, pastikan kesiapan jelang rapat koordinasi pembina Samsat Nasional 2018.

Gelaran rakor pembina Samsat Nasional 2018 yang akan dilangsungkan di Bali, tanggal 15-16 November 2018 tersebut bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama dan PKS kerjasama Samsat Online Nasional tahun 2018.

Rapat koordinasi ini pun bakal dihadiri oleh tamu penting. Di antaranya, Kapolri, Kemendagri, dan Kemenkeu, serta Gubernur seluruh wilayah Indonesia dan seluruh Direksi perbankan, Bank Pemerintah, Bank Daerah, Bank Swasta, juga Bank Nasional.

Nantinya diketahui, seluruh pemangku kepentingan bakal menandatangani nota kesepahaman mewujudkan pelayanan prima Promoter Samsat Online Nasional diseluruh wilayah Republik Indonesia.

Kakorlantas : Wajib Pajak Berlaku Pada Kendaraan dan Sanksi Tilang Bagi Pelanggar

Kakorlantas

KakorlantasPolri – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si, kembali menggelar video conference di lt. 2 Gedung NTMC Polri, bersama seluruh Dirlantas Polda se-Indonesia dalam rangka pembahasan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang akan dilakukan integrasi untuk seluruh Indonesia.

Kakorlantas mengatakan bahwa program wajib pajak juga harus diterapkan dan disosialisasikan kepada masyarakat pada pajak kendaraan. Selain itu, Kakorlantas juga menekankan kepada jajaran Ditlantas agar memantau langsung proses integrasi data dari wilayahnya ke server Korlantas Polri.

“Pajak Kendaraan juga harus ditekankan kepada masyarakat dan disosialisasikan, bahwa Ini juga salah satu program Wajib Pajak bagi warga negara yang baik,” ujar Kakorlantas. Rabu 7 November 2018.

Kakorlantas menerangkan bahwa dengan adanya perkara pra peradilan Satlantas Polres Demak pada 8 Maret 2018 lalu. Ini dapat dijadikan sandaran hukum sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa pembayaran pajak kendaraan adalah wajib.

“Dengan perkara yang dimenangkan Satlantas Polres Demak dengan gugatan pada penindakan tilang yang tidak membayar pajak, ini merupakan salah satu sandaran hukum bagi tindakan anggota dilapangan,” tambah Kakorlantas.

Kakorlantas berharap dengan adanya MoU yang rencananya akan digelar pada 15 November 2018 nanti, bersama seluruh pemangku kepentingan mengenai PNBP, integrasi yang dilakukan menjadi satu pintu seluruh Indonesia dapat memberikan pelayanan yang lebih transparan dan lebih baik kepada masyarakat.

“Semoga sampai 2 tahun semua sudah terintegrasi satu pintu. Baik untuk pajak kendaraan, sumbangan wajib kecelakaan, dan pengesahan STNK, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih mudah dan transparan kepada masyarakat,” ungkap Kakorlantas.

Dari program ini nantinya akan dirasakan juga oleh masyarakat, dari pemasukan daerah, santunan sumbangan korban laka yang tepat waktu, dan data kendaraan yang terintegrasi menjadi satu pintu.

Turut pula hadir dalam video conference perwakilan Kemendagri. Kemenkeu, PT. Jasa Raharja, perwakilan dari Bank konvensional dan Bank Daerah, serta Para pejabat Korlantas Polri.

Kakorlantas Himbau Dirlantas Se-Indonesia Gencarkan Operasi Zebra 2018

Kakorlantas
KorlantasPolri – Kakorlantas Polri, Irjen Pol Refdi Andri melakukan video conference dengan seluruh Dirlantas Polda Se-Indonesia dalam rangka Analisa dan Evaluasi Operasi Kepolisian Zebra 2018 selama 7 hari pelaksanaan operasi di Lantai 2 Gedung NTMC Polri, Selasa, 6 November 2018.

Terlihat hadir juga mendampingi Kakorlantas, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Pujiyono, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Benyamin, Kabag TIK Korlantas Polri Kombes Pol Tulus dan para pejabat utama Korlantas Polri.

Dalam arahannya, Kakorlantas meminta untuk semua Dirlantas dan jajarannya berkomitmen menggencarkan kepada seluruh pemerintahan daerah, masyarakat, hingga ke anggota polisi satuan lain, bahwasanya sedang digelarnya Ops Zebra 2018.

“Dari awal kita sudah berkomitmen pada saat saya memberikan arahan kepada Dirlantas dan Kasatlantas. Bagaimana membuat operasi ini bergetar,” kata Kakorlantas.

“Tolong informasikan bahwa kita sedang menggelar Operasi Zebra, agar Informasinya harus meluas kepada perangkat-perangkat daerah, semua elemen masyarakat, hingga anggota polisi juga harus tau,” lanjutnya.

Kakorlantas meminta, saat melakukan Operasi Zebra 2018, penegakan hukum harus selektif. Penegakan hukum dilakukan dengan terlebih dahulu evaluasi sebelumnya, sehingga berdampak positif pada penurunan laka lantas, penurunan pelanggaran dan kemacetan berkurang.

“Tanpa kita melakukan evaluasi, saya tidak begitu yakin langkah kita kedepan semakin lebih baik, tanpa menyajikan data yang benar evaluasi kita menjadi tidak tepat. Komitmen kita menjadi yang terbaik, sehingga evaluasi dari waktu ke waktu menjadi lebih baik dan cara kita bertindak pun akan lebih tepat,” kata Kakorlantas.

Kakorlantas Bahas Kesiapan Implementasi Pengembangan Samsat Online Nasional

Kakorlantas

KorlantasPolri – Berdasarkan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2015 tentang layanan Samsat Kendaraan Bermotor, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Refdi Andri mengundang para mitra kerjasama yang terlibat langsung dalam pelayanan dan pembayaran Samsat Online dengan Korlantas Polri.

Undangan yang dilayangkan Kakorlantas, Senin, 5 November 2018, di Ruang Rapat Praja Ghupta, Lt 3, Korlantas Polri, Jl. MT. Haryono, Jakarta Selatan, ini dalam rangka mengembangkan pelayanan Samsat Online Nasional yang akan diterapkan di 23 Provinsi di Indonesia.

Kakorlantas meminta evaluasi pelaksanaan program pelayanan Samsat dari tahun sebelumnya untuk persiapan dan kesiapan gelaran rapat Analisa dan evaluasi serta koordinasi guna pengembangan Samsat Online Nasional.

“Kita berkumpul disini untuk mengecek dan melihat persiapan serta pembahasan dalam gelaran rapat Anev dan koordinasi Samsat tingkat Nasional tahun 2018 yang akan dilakukan pada 15 November 2018 mendatang di Bali,” kata Kakorlantas.

“Di mana nanti akan sekaligus ada penandatanganan nota kesepahaman dan PKS kerjasama Samsat Online Nasional yang akan diterapkan di 23 provinsi di Indonesia,” ucap Kakorlantas.

Kakorlantas menegaskan pengecekan dan evaluasi akhir ini penting dikarenakan pada saat penandatanganan MoU nanti sama halnya kita bersumpah untuk menjamin dan melayani masyarakat. Terlebih nanti akan disaksikan langsung oleh Kapolri, Kemendagri dan Kemenkeu.

“Setelah penandatanganan, artinya kita semua sudah siap melakukan pelayanan pada masyarakat, jangan sampai kita atau para mitra kerja belum siap. Baik dari aplikasi, fitur, pihak Bank, dan pelayanan lainnya.” imbuhnya.

Hal tersebut diminta Kakorlantas langsung, dikarenakan dirinya mengakui evaluasi sistem pelayanan Samsat Online yang telah diterapkan di tujuh Samsat di provinsi Indonesia pada tahun 2017 belum seutuhnya bekerja secara online.

“Evaluasi layanan Samsat Online di Tujuh provinsi Indonesia tahun 2017 belum seutuhnya maksimal dalam online maupun layanannya kepada masyarakat. Dikarenakan masyarakat justru dua kali kerja atau jalan. Maksudnya, masyarakat yang bayar ke bank atau ke ATM harus juga pergi ke Samsat untuk melakukan pengesahan,” terangnya.

Oleh sebabnya, Kakorlantas mengarahkan pada waktu rapat Anev dan penandatanganan nota kesepahaman dan PKS kerjasama Samsat Online Nasional tahun 2018, perlu point penambahan bahwa penandatanganan nota kesepahaman tersebut untuk melakukan pembenahan sistem, fitur, terutama untuk kerja hal dalam masalah pengesahan STNK. Bagaimana membangun sistem pengesahan STNK secara online yang benar-benar online tanpa harus dua kali kerja.

“Dalam nota kesepahaman tertulis penentuan batas waktu untuk pembenahan dan membangun sistem agar semua benar-benar bisa online. Saya kira kita hanya perlu merubah, dan hal ini ditanggapi positif secara bersama, tidak perlu tambah perangkat baru,” paparnya.

Dalam pertemuan rapat, turut dihadiri langsung oleh jajaran pejabat tinggi Korlantas Polri, pejabat BPRD DKI, pejabat Jasa Raharja, ASN mendagri, Jajaran deputi perbankan, Bank nasional, swasta pemerintah, dan daerah.

Kendarai Moge, Kakorlantas Cek Arus Lalu Lintas di Jawa Barat Jelang Malam Tahun Baru

Kakorlantas kendarai moge

KorlantasPolri – Jelang perayaan malam Tahun Baru 2018 Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M memantau langsung pengamanan dan situasi arus lalu lintas di sejumlah kawasan di Jawa Barat.

 

Dimulai dari Polres Bandung, Kakorlantas Polri dengan mengendarai sepeda motor melintasi sejumlah jalan di Padalarang, Jonggol, hingga Cianjur Jawa Barat.

 

Rencana penutupan jalur puncak pada pergantian Tahun Baru 2018 membuat beberapa jajaran polres di sekitar jalur puncak membuat antisipasi dengan rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan. Selain penutupan jalur puncak pada jam 18.00 wib pada 31 Desember 2017 hingga 06.00 wib 1 Januari 2018, jajaran Polres disekitar kawasan puncak juga mempersiapkan sejumlah pengalihan arus lalu lintas.

 

“Kendaraan yang ingin melintas sebaiknya atur waktu dengan baik. Jangan sampai kejebak. Jika sudah kejebak dapat memilih jalur alternatif yang telah kami siapkan. Bisa lewat Jonggol, atau kalau mau ke Sukabumi bisa lewat Cianjur” terang Kakorlantas, Sabtu 30/12.

 

Adapun sejumlah pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan adalah untuk pengguna jalan yang hendak ke Puncak dan Cianjur untuk menggunakan jalur alternatif Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cianjur.

 

Kakorlantas juga mengimbau kepada para pengendara untuk menjaga kesehatan diri dan juga kendaraannya. Jangan sampai mengantuk di jalan karena bisa fatal akibatnya.

Himbauan Kakorlantas saat Car Free Night di Puncak

Kakorlantas

KorlantasPolri – Jelang perayaan malam Tahun Baru 2018 di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat akan diberlakukan car free night atau malam bebas kendaraan. Untuk itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengingatkan masyarakat untuk mengatur waktu dengan baik saat melintas daerah tersebut agar tidak terjebak di jalan.

 

“Kawasan Puncak, Jawa Barat akan diberlakukan car free night, penutupan jalan bebas kendaraan saat perayaan tahun baru,” jelas Kakorlantas saat melakukan pantauan arus lalu lintas di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu 30 Desember 2017.

 

Kakorlantas menyampaikan, penutupan jalan atau pemberlakuan car free night wilayah Puncak dimulai sejak 31 Desember 2017 pukul 6 sore hingga 6 pagi.

 

“Kendaraan yang ingin melintas sebaiknya atur waktu dengan baik. Jangan sampai kejebak. Jika sudah kejebak dapat memilih jalur alternatif yang telah kami siapkan. Bisa lewat Jonggol, atau kalau mau ke Sukabumi bisa lewat Cianjur” terang Kakorlantas.

 

Adapun sejumlah pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan adalah untuk pengguna jalan yang hendak ke Puncak dan Cianjur untuk menggunakan jalur alternatif Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cianjur.

 

Kakorlantas juga mengimbau kepada para pengendara untuk menjaga kesehatan diri dan juga kendaraannya. Jangan sampai mengantuk di jalan karena bisa fatal akibatnya.

Kakorlantas Cek Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Cianjur Jelang Malam Tahun Baru 2018

Kakorlantas Polri

KorlantasPolri – Dengan mengendarai motor besar, Kakorlantas memantau arus lalu lintas hingga ke wilayah Cianjur. Kakorlantas kemudian singgah di Polres Cianjur untuk mendengarkan paparan dari Kasatlantas Polres Cianjur AKP Rendy Setia Permana.

 

Dalam paparannya, AKP Rendy menyebutkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan sedemikian rupa pengalihan arus lalu lintas untuk car free night nanti. Jalur menuju puncak pass nantinya akan ditutup dengan melakukan dua kali pemenggalan. Pertama di Gadog hingga Cipanas, lalu di pos pol botol kecap hingga Cianjur.

 

“Namun apabila masih ada yang lolos, akan diputar balikkan ke arah Bogor. Sejumlah kantong parkir juga telah disiapkan”, ujar Rendy.

 

Kakorlantas Polri memprediksi, bahwa liburan Natal dan Tahun Baru 2018, 75 persen wisatawan Puncak berasal dari Jakarta, sedangkan 25 persen sisanya berasal dari wilayah Jabar dan sekitarnya.

 

“Malam tahun baru ini rawan terjadi lonjakan kendaraan R2 maupun R4 menuju Puncak. Makanya kita sudah antisipasi dari kemarin untuk penambahan volume tersebut. Kita sudah siapkan kantong-kantong parkir,” tutur Kakorlantas.

 

Kakorlantas pun menyampaikan penutupan jalan atau pemberlakuan car free night wilayah Puncak dimulai sejak 31 Desember 2017 pukul 18.00 wib hingga pukul 06.00 wib 1 Januari 2018.

 

“Kendaraan yang ingin melintas sebaiknya atur waktu dengan baik. Jangan sampai kejebak. Jika sudah kejebak dapat memilih jalur alternatif yang telah kami siapkan. Bisa lewat Jonggol, atau kalau mau ke Sukabumi bisa lewat Cianjur” tambah Kakorlantas.

 

Adapun sejumlah pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan adalah untuk pengguna jalan yang hendak ke Puncak dan Cianjur untuk menggunakan jalur alternatif Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cianjur.

 

Kakorlantas juga mengimbau kepada para pengendara untuk menjaga kesehatan diri dan juga kendaraannya. Jangan sampai mengantuk di jalan karena bisa fatal akibatnya.

Kakorlantas Polri Ajak Personel Ditlantas dan Satlantas Polda Sumut Jadi Polantas Sejati

7 Amanat Kakorlantas kepada Seluruh Polantas

KorlantasPolri – Kegiatan Workshop dan Launching Modernisasi Polantas yang digelar Korlantas Polri dan dihadiri para Dirlantas dan Kasatlantas serta seluruh pejabat satuan lalu lintas di wilayah yang dimulai dari tanggal 7-10 November 2017, resmi ditutup oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M.

Sebelum ditutup Kakorlantas, para peserta Workshop mendengarkan sambutan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, S.H.. dan Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol. Drs. Budi Setiadi yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Tjahjo Kumolo sangat mendukung atas aplikasi yang diluncurkan Korlantas Polri sebagai perubahan dalam menghadapi era modern saat ini.

Tjahjo mengatakan bahwa dengan terobosan dan perbaikan sistem yang ada di Korlantas, kini data masyarakat yang berada di Korlantas dapat diberikan dan disesuaikan dengan E-KTP, dan hal ini akan meminimalisir tindak kriminalitas yang sering digunakan dengan membuat KTP ganda. Ke depan Tjahjo berharap database yang berada di pencatatan sipil dengan kepolisian sudah bisa terintegrasi, sehingga identitas warga tidak dapat digandakan dan disalahgunakan.

“Pemerintah sangat mendukung terobosan-terobosan yang dilakukan Polri, khususnya Korlantas. Terimakasih sudah memberikan database untuk disesuaikan dengan KTP elektronik, dan ini sangat membantu,” ujar Tjahjo.

Sedangkan Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol. Budi Setiadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas dari Kementerian Perhubungan tidak akan pernah lepas dari kerjasama dengan Polri, khususnya jajaran lalu lintas.

Budi berharap Berharap dapat terus menjalin kerjasama antar instansi baik di pusat maupun di wilayah. berkorelasi dengan para jajaran polantas di wilayah. Ia mengatakan bahwa jajaran polantas di wilayah dapat memberikan masukan terkait penempatan marka jalan yang sesuai demi kamseltibcar lantas.

“Tidak hanya masukan, pengawasan dari polantas di wilayah juga diperlukan, agar tidak terjadi penyimpangan tugas dari dinas perhubungan di wilayah,” ucap Budi.

Kakorlantas Polri dalam sambutannya di Workshop dan Launching Modernisasi Polantas memberikan tujuh amanat kepada seluruh polantas di Indonesia.

Tujuh amanat Kakorlantas Polri, sebagai berikut :

1. Marilah terus meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Ini merupakan modal utama dalam membangun karakter insan polri dalam menjalankan tugasnya.

2. Tingkatkan terus pelayanan prima dibidang lalu lintas, menuju polantas modernisasi yang berbasis IT.

3. Siapkan SDM yang baik dan benar, yang mampu menangani tugas kepolisian di bidang IT, demi mendukung program-program polantas.

4. Kurangi, kalau bisa hilangkan budaya konsumtif yang dapat berakibat koruptif. Dan ini harus dimulai dari pimpinan agar memberikan contoh kepada bawahannya.

5. Tidak arogan dan kekerasan lainnya dalam menjalankan tugas. Utamakan kesabaran.

6. Tingkatkan pengawasan kepada anggota di lapangan guna merubah sisi negatif.

7. Siapkan pengamanan yang baik menjelang Natal, Tahun Baru, Pilkada Serentak, dan Pilpres 2019.

Usai mengetuk palu sebagai tanda ditutupnya Workshop dan Launching Modernisasi Polantas. Kakorlantas menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta yang sudah hadir dalam acara ini.

“Sampaikan salam saya untuk keluarga di rumah. Dan jadilah polantas-polantas yang sejati. Berdiri tegak membela hak-hak yang benar,” tutup Kakorlantas.

Kakorlantas

Menuju Polantas Promoter, Korlantas Polri Gelar Workshop Modernisasi Polantas

KorlantasPolri – Lalu Lintas merupakan urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan tingkat modernitas pada transportasi, yang menjadi satu dan kesatuan dari kegiatan atau aktifitas manusia. Dengan demikian, pada bidang lalulintas perlu dibangun model pemolisian di era digital untuk memberikan pelayanan cepat (quick respons) pada publik.

 

Dalam mewujudkan Kepolisian Lalu Lintas se-Indonesia yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter), Korps Lalulintas (Korlantas) Polri mengadakan kegiatan Launching dan Workshop Modernisasi Polantas Sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan ‘Menuju Polantas yang Promoter’, November 2017 lalu.

 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, diikuti sebanyak 1.504 anggota Kepolisian lalu lintas se-Indonesia dari berbagai jajaran Kepolisian.

 

Di antaranya melibatkan Pejabat Utama Korlantas Polri, para Kasubdit dan Staf Korlantas Polri, serta para Dirlantas Polda, para Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda, para Kasatlantas, para Kaurbinopsnal Satlantas atau perwira Satlantas lainnya dan para operator pelayanan publik untuk mengimplementasikan modernisasi Polantas.

 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs.Royke Lumowa turut serta hadir membuka sekaligus memberikan arahan pada seluruh peserta. Di hadapan peserta workhsop, Kakorlantas Polri menyampaikan dikumpulkan para anggota Polantas seluruh Indonesia ini guna mentransformasikan modernisasi Polantas sampai dengan tingkat Kota / Kabupaten yang menjadi penjuru dari sistem-sistem pelayanan publik, selain itu digelarnya Workshop ini guna memberikan kesamaan visi dan misi.

 

“Berkumpulnya saudara-saudara di sini dalam rangka mengikuti workshop untuk meningkatkan kualitas kinerja dan mengoptimalisasikan pelayanan publik dibidang Lalu Lintas berbasis Teknologi Informasi atau digitalisasi bukan lagi manualisasi,” arah Kakorlantas.

 

Kakorlantas pun menambahkan, terkait dengan instruksi Kapolri tentang visi dan misi dalam program Promoter, dimana didalam mewujudkan Polri Promoter terdapat tiga faktor yakni perbaikan kultur, peningkatan kinerja (profesinalisme penegakan hukum dan pelayanan publik), dan manajemen media, Kakorlantas mengajak untuk seluruh peserta memilik kesamaan visi dan misi dalam mewujudkan citra Polri khususnya Polantas yang lebih baik.

 

“Jika ketiganya telah berjalan dengan baik, maka secara otomatis akan terbingkai / framing Polri atau Polantas sudah tidak lagi seperti dulu dan jauh lebik baik,” imbuh Kakorlantas.

 

Kakorlantas dalam arahannya juga menyampaikan nantinya workshop ini akan dibagi menjadi tujuh kelompok panel diskusi dengan sub tema antara lain,

 

1. upaya peningkatan kualitas dan keamanan jalan dan menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,
2. optimalisasi gakkum guna mendukung terwujudnya tilang elektronik/ gakkum di era digital,
3. peningkatan pelayanan publik di bidang lalulintas berbasis tenologi informasi,
4. rencana pengamanan pemilu legislatif dan pemilihan presiden RI,
5. rencana pengamanan Asean Games,
6. implementasi Polantas dalam mendukung program pariwisata, dan
7. membangun soliditas dan solidartas Polantas dalam rangka pelayanan prima masyarakat.

 

“Polantas terus berbenah menuju Polantas yang Promoter melalui langkah-langkah peningkatan kinerja yakni peningkatan pelayanan publik, baik itu terkait penegakkan hukum, Regident Laka, dan manajemen media dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi,” papar Kakorlantas.

 

“Namun keberhasilan dari organisasi Polri sangatlah bergantung pada kapabilitas dan
kapasitas sumber daya manusia yang dimilikinya sehingga perlu peningkatan profesionalisme maupun perbaikan kultur dengan menekan budaya koruptif dan arogansi kekerasan,” tambahnya.