Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM (kanan)

Polantas Sejati Berbakti Tanpa Pamrih

KorlantasPolri – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM, memimpin langsung apel pagi di lapangan parkir utama NTMC POLRI Jl. Letjend M.T. Haryono No.37-38, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin, 30 Oktober 2010. Dalam apel pagi ini, selain memberikan arahan pada jajaran anggota, Kakorlantas turut memberikan penghargaan pada dua Anggota Satlantas Polres Bandara Soetta, Polda Metro Jaya.

Kakorlantas sengaja mengundang Aipda Riyadi dan Brigadir Anto Catur Pamungkas untuk ikut menghadiri apel pagi ini bersama Korlantas Polri.

Selain untuk memberikan penghargaan, Aipda Riyadi dan Brigadir Anto Catur Pamungkas didampingi Kasatlantas Polres Bandara Soetta sengaja dihadirkan guna memberikan contoh sekaligus pelajaran berharga pada anggota lainnya. Pasalnya, dua anggota tersebut telah memberikan contoh sekaligus pelajaran berharga karena ketulusan dan keikhlasan tanpa pamrih mereka dalam memberikan pertolongan pertama membantu melayani masyarakat (pengendara) yang sedang mengalami kesusahan.

“Pagi hari ini saya sengaja memanggil untuk ikut apel bersama kita. karena akan saya langsung beri apresiasi meskipun tidak seberapa namun apresiasi ini tulus. Mereka melakukan bantuan pelayanan pada pemakai jalan yang mengalami pecah ban sekaligus dua-duanya” ucap Kakorlantas.

Kakorlantas menyebutkan masalah pecah dua ban sekaligus ini jarang sekali terjadi. Karena kedua ban mobil tersebut pecah, akhirnya, petugas polantas Bandara Soetta yang sedang melintas ini membantu dengan mencarikan ban serep untuk kendaraan tersebut.

“Kedua petugas Polantas ini melakukan aksi pertolongan kepada pengendara dengan memperbaiki sekaligus mencarikan langsung ban serep untuk mobil pengendara dengan berjalan kaki sejauh 15 Km tanpa pamrih,” tuturnya.

Jarak yang dibilang cukup jauh tersebut tak menjadi rintangan petugas. Keikhlasan dan ketulusan mereka dalam mengabdi melebihi tugasnya tersebut mengalahkan rasa lelah kedua petugas tersebut. Usai mendapati penjual ban serep dan membeli ban serep tersebut, petugas itu pun kemudian membawanya dan memasangkan ban tersebut hingga selesai.

Takjubnya Kakorlantas dengan aksi petolongan kedua petugas Polantas ini ada pada keikhlasan dan ketulusan mereka dalam menolong benar-benar terbukti ketika mereka menolak pemberian uang sebagai ucapan terimakasih dari pemilik mobil.

Di hadapan peserta apel pagi, Jenderal bintang dua ini juga mencontohkan bahwasanya jika mereka polisi biasa-biasa saja, pasti mereka tidak merespon sedikit pun meskipun melihat kendaraan pecah ban dan berpikir pendek itu adalah urusan mobil derek jalan tol. atau bahkan jika seandainya menolong, pasti akan meminta pamrih atau mengambil upah yang diberikan.

“Saya tahu bakti kebaikan kedua petugas tanpa pamrih ini berkat media sosial bukan dari mana-mana,” ucap Kakorlantas.

“Saya yakin dan percaya semua anggota yang ada di depan saya pun pernah mengalami hal yang sama. Pengabdian sejati berbakti tanpa pamrih. Bagi anggota polisi yang masih seperti saya contohkan tadi itu silahkan di instrospeksi diri,” terang Kakorlantas.

Kakorlantas Polri pun membeberkan hal kebaikan seperti ini patut dicontoh. Bagi anggota yang telah melakukan kebaikan seperti hal tersebut, Kakorlantas mengucapkan terimakasih. “saya ucapkan terimakasih. tapi berhubung hal ini saya tau langsung dari mata kepala saya sendiri, maka saya langsung memberikan penghargaan,” paparnya.

“Ini pengabdian yang tulus, Polisi Polantas sejati berbakti tanpa pamrih,” jelas Kakorlantas.

Dua anggota tersebut menerima berupa sertifikat dan prestice berupa uang tunai langsung dari Kakorlantas. “Jika kemarin diberi uang ditolak, jangan sampai penghargaan dari kakor ini ditolak. Karena jika ditolak bisa kena borgol nanti,” canda Kakorlantas sebelum memberikan prestice kepada dua Anggota tersebut.

“Ya meskipun jumlahnya tidak besar, namun jangan melihat dari jumlahnya. saya memberikan ini tulus dari hati saya.” ucap Kakorlantas.

Di akhir acara apel, usai memberikan penghargaannya, Kakorlantas menyampaikan harapan dan doanya kepada seluruh Polantas Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

“Semoga mereka berdua merupakan perwakilan atau representasi Polantas Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Saya yakin dan percaya masih banyak Polantas-polantas sejati seperti mereka dengan pengabndian yang tulus luar dalam melebihi daripada panggilan tugasnya.” tutup Kakorlantas saat apel pagi.