Kakorlantas

Menuju Polantas Promoter, Korlantas Polri Gelar Workshop Modernisasi Polantas

KorlantasPolri – Lalu Lintas merupakan urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan tingkat modernitas pada transportasi, yang menjadi satu dan kesatuan dari kegiatan atau aktifitas manusia. Dengan demikian, pada bidang lalulintas perlu dibangun model pemolisian di era digital untuk memberikan pelayanan cepat (quick respons) pada publik.

 

Dalam mewujudkan Kepolisian Lalu Lintas se-Indonesia yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter), Korps Lalulintas (Korlantas) Polri mengadakan kegiatan Launching dan Workshop Modernisasi Polantas Sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan ‘Menuju Polantas yang Promoter’, November 2017 lalu.

 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, diikuti sebanyak 1.504 anggota Kepolisian lalu lintas se-Indonesia dari berbagai jajaran Kepolisian.

 

Di antaranya melibatkan Pejabat Utama Korlantas Polri, para Kasubdit dan Staf Korlantas Polri, serta para Dirlantas Polda, para Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda, para Kasatlantas, para Kaurbinopsnal Satlantas atau perwira Satlantas lainnya dan para operator pelayanan publik untuk mengimplementasikan modernisasi Polantas.

 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs.Royke Lumowa turut serta hadir membuka sekaligus memberikan arahan pada seluruh peserta. Di hadapan peserta workhsop, Kakorlantas Polri menyampaikan dikumpulkan para anggota Polantas seluruh Indonesia ini guna mentransformasikan modernisasi Polantas sampai dengan tingkat Kota / Kabupaten yang menjadi penjuru dari sistem-sistem pelayanan publik, selain itu digelarnya Workshop ini guna memberikan kesamaan visi dan misi.

 

“Berkumpulnya saudara-saudara di sini dalam rangka mengikuti workshop untuk meningkatkan kualitas kinerja dan mengoptimalisasikan pelayanan publik dibidang Lalu Lintas berbasis Teknologi Informasi atau digitalisasi bukan lagi manualisasi,” arah Kakorlantas.

 

Kakorlantas pun menambahkan, terkait dengan instruksi Kapolri tentang visi dan misi dalam program Promoter, dimana didalam mewujudkan Polri Promoter terdapat tiga faktor yakni perbaikan kultur, peningkatan kinerja (profesinalisme penegakan hukum dan pelayanan publik), dan manajemen media, Kakorlantas mengajak untuk seluruh peserta memilik kesamaan visi dan misi dalam mewujudkan citra Polri khususnya Polantas yang lebih baik.

 

“Jika ketiganya telah berjalan dengan baik, maka secara otomatis akan terbingkai / framing Polri atau Polantas sudah tidak lagi seperti dulu dan jauh lebik baik,” imbuh Kakorlantas.

 

Kakorlantas dalam arahannya juga menyampaikan nantinya workshop ini akan dibagi menjadi tujuh kelompok panel diskusi dengan sub tema antara lain,

 

1. upaya peningkatan kualitas dan keamanan jalan dan menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,
2. optimalisasi gakkum guna mendukung terwujudnya tilang elektronik/ gakkum di era digital,
3. peningkatan pelayanan publik di bidang lalulintas berbasis tenologi informasi,
4. rencana pengamanan pemilu legislatif dan pemilihan presiden RI,
5. rencana pengamanan Asean Games,
6. implementasi Polantas dalam mendukung program pariwisata, dan
7. membangun soliditas dan solidartas Polantas dalam rangka pelayanan prima masyarakat.

 

“Polantas terus berbenah menuju Polantas yang Promoter melalui langkah-langkah peningkatan kinerja yakni peningkatan pelayanan publik, baik itu terkait penegakkan hukum, Regident Laka, dan manajemen media dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi,” papar Kakorlantas.

 

“Namun keberhasilan dari organisasi Polri sangatlah bergantung pada kapabilitas dan
kapasitas sumber daya manusia yang dimilikinya sehingga perlu peningkatan profesionalisme maupun perbaikan kultur dengan menekan budaya koruptif dan arogansi kekerasan,” tambahnya.