Launching Produk Korlantas Polri 2018

Launching merupakan suatu tanda peluncuran bagi produk baru atau prestasi baru atau sesuatu yg mjd kebijakan untk menggelorakan dan diimplementasikan di seluruh jajaran polisi lalu lintas dg segenap stake holdernya. Launching ini jg menunjukkan inspirasi baru yg mencerahkan dan membawa harapan baru bagi pengembangan road safety di indonesia.

 

Adapun yg akan di launching bersamaan acara rakernis polantas di bali tg 22 sd 23 maret adalah sbb :
1. 7 prioritas program Road safety : helmet, speed, drink driving, seat belt, child restrain, penggunaan hp saat bwrkendara dan melawan arus
 
Mengapa 7 prioritas tsb dilaunching krn merupakan perubahan mind set bagi polantas untk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas mulai dr aturan2nya, edukasi sistem uji sim pembangunan infra struktur dan gakkumnya memfokuskan thd 7 hal tsb. 7 point tsb merupakan penjabaran perhatian who akan road safety.
 
2. TARC ( traffic accident research centre) sbg pusat riset kecelakaan lalu lintas yg mjd wadah ilmiah meneliti masalah2 kecelakaan lalu lintas. Yg selama ini selalu saja sebatas penyidikan dan perdilan pidana. Adapun scr analisis yg berguna untk keselamatan dan kemanusiaan diabaikan. TARC melibatkan pakar2 di bidang transportasi, it, hukum, kepolisian, sosial, perkotaan. Yg hasil riset ini ditandai dlm jurnal ilmiah yg diberi namana Jurnal Indonesia Road Safety. Itulah alasan para pakar perintis TARC untk hadir menyerahkan jurnal perdananya. TARC jg akan membuka jaringan luas tingkat nasional dan inyernasional bidang Road safety shg polantas benar2 bs mjd warga dr gerakan2 road safety yg trs menggelorakan keselamatan untk kemanusiaan sbg core value dan core function nya.
 
3. Active transportation yg di indonesiakan mjd Transportasi yg sehat dan merakyat. Ini yg digelorakan dlm gerakan moral dan gerakan sosial untk berjalan kaki, bersepeda dan menggunakan angkutan umum. Mengapa ini penting krn polantas care thd kemanusiaan dan kesehatan. Polantas go green (bukan polantas ngecat hijau) melainkan polantas peduli akan gaya hidup yg sehat dan peduli lingkungan sehat.
 
4. PSC : Public Safety Centre merupakan wadah bersama polisi dinas kesehatan, jasa raharja, bpjs dan jamkesda untk bersama sama peduli menangani pra medic korban kecelakaan lalu lintas. Dr tkp ke rumah sakit selama ini ditangani sebisanya dan sekenanya. Dr sisi medis mengatakan 70 persen korban fatal sbg akibat penanganan pertama yg keliru. Kita melihat korban laka diangkut dg kendaraan2 pick up, truk dsb ygvtdk manusiawi. Dg adanya PSC diharapkan polisi dan stake holder sama 2 dpt semakin memanusiakan manusia.
 
Itulah hal2 penting yg akan di launching. Yg tentu tdk hanya sekedar launching ttp akan diteruskan dlm program2 road safety nantinya akan diwadahi dlm road safety centre, RSPA : road safety partnersip action ( kerja sinergis para mitra polantas dlm mengimplementasikan road safety), Riset, seminar/ fgd, penerbitan jurnal dan juga produk2 lainya, dan IRSA: indonesia road safety award pemberian apresiasi kpd local2 heros yg care peduli dan berjasa bagi tumbuh kembangnya road safety.