Kakorlantas Polri Hadiri Upacara Gaktib dan Yustisi Polisi Militer di Tj Priok

Screenshot_20180201_224310-01-768x532

KorlantasPolri – Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2018 digelar di Lapangan Makolinlalmil TNI-AL Pelabuhan Tanjung Priok. Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Dedi Iswanto, SH. menjadi Inspektur Upacara (Irup) dan Kolenel Laut (PM) Liston Sirait menjadi Komandan Upacara (Dan Up) pada Upacara Gelar Operasi Gaktib Dan Yustisi Polisi Militer Tahun Angggaran 2018 yang dilaksanakan pada hari Kamis (1/02/18) pukul 09.00 WIB.

Hadir di deretan tamu undangan pada upacara tersebut sejumlah pejabat utama TNI dari 3 Angakatan dan Polri, para Pamen dan Pama serta pejabat dilingkungan Kementrian dan Lembaga terkait, diantaranya Kadiv Propam Polri, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, Karo Provos, Brigjen Pol. Drs. Refly Andri, Brigjen Pol. Endang Suryadarma, Kepala Staf Pangkolinlamil, Laksma. Irwan Ahmadi. Para Danpuspom dari Ke 3 angkatan AD, AL dan AU. Kapolres Metro Jakarta Utara, KBP. Reza Arif Dewanto, SIK, Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Hadi Suripto, SH, Pejabat Ditjen Imigrasi, Perhubungan Laut, Pejabat Bea Dan Cukai serta Pejabat Pemda DKI (Satpol PP).

Dalam sambutan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,S.Ip yang dibacakan oleh Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Dedi Iswanto mengatakan dalam pelaksanaan operasi gaktib dan operasi yustisi dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan subyek hukum melalui upaya edukasi , karena operasi ini adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI.

Lebih lanjut dikatakan Panglima TNI dalam amanat tertulisnya, berdasarkan data laporan operasi gaktib dan operasi Yustisi Polisi Militer tahun 2017 dibandingkan tahun 2016 masih adanya kenaikan terhadap kasus tertentu yang menonjol diantaranya disersi, penyalahgunaan wewenang dan penganiayaan.

“Namun ada hal – hal positif yaitu menurunnya kasus dari hasil operasi yang dilakukan diantaranya narkotika , penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak serta perkelaian antar TNI , Polri dan Masyarakat” , tutup Irup