Kakorlantas Optimis Sistem Ganjil-Genap Mampu Kurangi Kemacetan Tol Cikampek

IMG-20180305-WA0040

KorlantasPolri – Terkait akan diterapkannya sistem ganjil-genap bagi kendaraaan golongan I dan II di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur (Tol Jakarta – Cikampek) yang mengarah ke Jakarta setiap pukul 06.00-09.00 WIB, pada Senin, 12 Maret 2018 mendatang, hingga kini pihak kepolisian masih memberikan sosialisasi dan edukasi dalam bentuk teguran kepada pelanggar kebijakan-kebijakan baru di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, M.M, menyampaikan penerapan sistem ganjil-genap tersebut hanya diberlakukan di Gate Bekasi barat dan timur dan akan diterapkan mulai Senin, 12 Maret 2018 besok.

“Berbagai sosialisasi terus dilakukan agar para pengendara paham betul aturan baru dan tidak terkena sanksi tilang saat sistem ganjil genap mulai diterapkan,” ujar Kakorlantas.

Saat ditanya jika sistem pemberlakuan sudah berjalan dan ditemui terdapat pengendara melanggar, Kakorlantas Polri menjelaskan untuk teknisnya, di pintu ganjil genap, kami akan menempatkan petugas di mana nanti pengendara yang melanggar ingin kembali atau putar arah akan diberikan kesempatan.

“kami akan menempatkan petugas di mana nanti jika pengendara yang melanggar sebelum masuk gerbang tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat
ingin kembali pasti kami berikan kesempatan untuk putar arah. Dan apabila kedapatan masuk, kita akan usahakan persuasif untuk melakukan U-Turn (putar arah/balik) dalam tol diputaran selanjutnya yang telah disiapkan petugas kami dilapangan.” terang Jenderal bintang dua.

Kakorlantas Polri yang memiliki hobi bersepeda ini pun yakin penerapan sistem ganjil-genap ini bisa mengurangi volume kepadatan kendaraan hingga 30 persen.

“Bisa dan kami yakin seyakin-yakinnya akan mampu mengurangi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di Tol Jakarta-Cikampek,” pungkas Kakorlantas.