Category Archives: News

Kakorlantas: Rest Area Tetap Jadi Primadona Bagi Pemudik

kakor pos GreenLine

KorlantasPolri – Usai melakukan pantauan langsung di gerbang tol Bekasi Barat 1 terkait pemberlakuan ganjil genap di tol Cikampek, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M langsung melanjutkan perjalanan bersama para instansi terkait dalam rangka persiapan pengamanan jalur mudik lebaran tahun 2018.

Kakorlantas yang tiba di rest area 102 Tol Cipali arah Palimanan disambut oleh Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono beserta jajaran dalam rangka menggelar simulasi persiapan pengaman jajaran Ditlantas Polda Jabar pada mudik tahun 2018 ini.

Kakorlantas dalam arahannya menginstruksikan agar jalur Cipali di pengamanan mudik lebaran tahun ini akan di fokuskan pada rest-rest area, termasuk rest area saat ini KM 102. Dimana ini merupakan rest area primadona pada jalur mudik.

Namun antisipasi yang paling penting justru pada arus balik, seperti pada tahun sebelumnya dimana rest-rest area menjadi primadona lokasi peristirahatan sekaligus menjadi titik kemacetan, beberapa antisipasi perlu dilakukan pada rest area, dan ini harus sudah menyiapkan beberapa langkah strategis karena hasil dari evaluasi tahun lalu, pada saat arus mudik lancar, dan arus balik mengalami tersendat karena rest area dan banyaknya pedagang kaki lima. Khusunya rest area 101.

“Saya berharap pihak pengelola jalan tol dapat menyediakan sebidang tanah, untuk mealokasikan para pedagang berjualan agar tidak tercecer di bahu jalan”, ucap kakorlantas. Senin 12/3/2018.

Salah satu upaya yang sudah disiapkan yakni pengalihan arus pada Cilameri, untuk mengurai beberapa saat antrian kendaraan, dan kendaraan yang sudah keluar juga bisa masuk kembali.

“Bila di total biaya yang dikeluarkan masuk tol tidak keluar hingga Cikarut itu biayanya sama, dengan keluar dimana saja dan nanti masuk kembali, jadi tidak boros pengeluaran”, tambah Kakorlantas.

Untuk di jalur selatan Kakorlantas mengatakan memang sudah tidak ada jalan lain selain jalur nagreg-gentong-limbangan. Khususnya di pasar Limbangan yang menjadi titik sentral kemacetan pada tahun lalu.Namun apa yang sudah dilakukan pada tahun ini sudah baik, seperti one way dan antisipasi lainnya, hanya saja masih ada evaluasi untuk memberikan pengamanan lebih baik lagi tahun ini.

“Tahun lalu permasalahan jalur selatan salah satunya banyaknya penyebrang jalan, dengan dibatasi menggunakan tali ini lebih memudahkan dalam mengatur lalu lintas”, tambah Kakorlantas.

Pada mudik tahun ini, Kakorlantas berharap masyarakat agar lebih cermat dan teliti dalam memilih jalur yang akan dilalui, dengan informasi-informasi dari para petugas nantinya yang akan memberikan informasi terkini seputar arus lalu lintas di wilayahnya.

“Saya berharap tahun ini pengamanan mudik lebaran dapat lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutup Kakorlantas.

Transportasi Sehat dan Merakyat ala Kakorlantas

Kakorlantas-14

KakorlantasPolri – Kakorlantas Polri lakukan kunjungan kerja ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan, Jumat (9/3). Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi transportasi aktif (transportasi sehat merakyat).

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM memaparkan bahwa salah satu faktor penyebab kemacetan adalah jumlah kendaraan di Indonesia yang kian bertambah setiap tahunnya, namun medan jalan tetap. Hal inilah yang menyebabkan beberapa kota besar di Indonesia khususnya Jakarta mengalami kemacetan.

“Untuk itu, di Indonesia perlu digalakkannya transportasi aktif atau active transportation seperti di Amerika. Namun, untuk di Indonesia nanti kita akan terapkan transportasi sehat merakyat,” terang Kakorlantas saat melakukan paparan di depan para stakeholder dan jajarannya.

Mengenai transportasi sehat merakyat, Kakorlantas Polri rencananya akan melakukan sosialisasi dengan mengendarai sepeda dengan jarak 200 km pada Sabtu (10/3) besok. Sepeda merupakan salah satu kategori transportasi sehat dan juga cara ampuh untuk mengurangi polusi. Selain bersepeda juga bisa melakukan dengan berjalan kaki.

“Namun, harus diperbaiki lagi jalur pedestriannya agar para pejalan kaki merasa aman. Sedangkan untuk transportasi merakyatnya, bisa dengan menggunakan transportasi umum masal. Kalau angkutan umum ini dimaksimalkan, sehingga penggunaan kendaraan pribadi nantinya menjadi minim sehingga dapat mengurangi kemacetan dan polusi,” tambah Kakorlantas Polri.

Dalam kesempatan ini, Kakorlantas juga meninjau langsung gedung baru RTMC Polda Sulsel dengan didampingi dengan Dirlantas Polda Sulsel Kombes Agus Wijayanto beserta jajarannya.

Acara ini turut pula dihadiri oleh para stakeholder perwakilan dari Kepala Dinas Jasa Marga Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan serta club otomotif se-Makassar.

“Saya senang stakeholder dan masyarakat bisa bersatu. Bagus itu club motor jangan geng motor. Tidak memicu adanya konflik antar geng motor,” tutup Kakorlantas.

Korlantas Siap Kawal Kebijakan Ganjil-Genap

IMG-20180308-WA0015

KorlantasPolri – Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa menjadi narasumber pada Paket Kebijakan Penanganan Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek yang digelar di Kantor Pusat Jasa Marga, Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Kamis, (8/03/2018)

Adapun turut hadir 6 Narasumber lainnya yaitu, Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ Karlo Manik, Direktur Lalu Lintas Kementrian Perhubungan Pandu Yunianto, Direktur Preservasi Jalan Kementrian PU-pera Hedi Rahadian, Anggota BPJT Kementrian Pu-pera Koenthahjo Pambudo, Direktur Utama PT. Jasa Marga Desi Aryani.

Kakorlantas Polri Turut Mengapresiasi kebijakan Pemerintah dalam meminimalisir kemacetan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek dengan membuat 3 Kebijakan Pemerintah dengan sistem Ganjil-Genap pada GT. Tol Bekasi Barat dan GT. Bekasi Timur.

“Upaya untuk mengatasi kemacetan di ruas tol Jakarta- Cikampek tidak serta merta jadi, kami melakukan pendekatan kepada pihak pihak yang merasa di rugikan, 7 bulan baru lahir kebijakan ini,” ujar Kakorlantas.

Kakorlantas Polri menjelaskan, nantinya pada saat dimulainya kebijakan ini, apabila kedapatan mobil yang tidak sesuai ganjil-genap, kita akan usahakan persuasif untuk melakukan U-Turn (putar arah/balik) dalam tol diputaran selanjutnya yang telah disiapkan petugas kami dilapangan.

“Kami dari kepolisian siap jaga kebijakan ini dengan mengerahkan 200 personil,” Ujar Kakorlantas.

Perlu diketahui Terkait akan diterapkannya sistem ganjil-genap bagi kendaraaan golongan I dan II di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur (Tol Jakarta – Cikampek) yang mengarah ke Jakarta setiap pukul 06.00-09.00 WIB, pada Senin, 12 Maret 2018.

Kakorlantas Optimis Sistem Ganjil-Genap Mampu Kurangi Kemacetan Tol Cikampek

IMG-20180305-WA0040

KorlantasPolri – Terkait akan diterapkannya sistem ganjil-genap bagi kendaraaan golongan I dan II di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur (Tol Jakarta – Cikampek) yang mengarah ke Jakarta setiap pukul 06.00-09.00 WIB, pada Senin, 12 Maret 2018 mendatang, hingga kini pihak kepolisian masih memberikan sosialisasi dan edukasi dalam bentuk teguran kepada pelanggar kebijakan-kebijakan baru di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, M.M, menyampaikan penerapan sistem ganjil-genap tersebut hanya diberlakukan di Gate Bekasi barat dan timur dan akan diterapkan mulai Senin, 12 Maret 2018 besok.

“Berbagai sosialisasi terus dilakukan agar para pengendara paham betul aturan baru dan tidak terkena sanksi tilang saat sistem ganjil genap mulai diterapkan,” ujar Kakorlantas.

Saat ditanya jika sistem pemberlakuan sudah berjalan dan ditemui terdapat pengendara melanggar, Kakorlantas Polri menjelaskan untuk teknisnya, di pintu ganjil genap, kami akan menempatkan petugas di mana nanti pengendara yang melanggar ingin kembali atau putar arah akan diberikan kesempatan.

“kami akan menempatkan petugas di mana nanti jika pengendara yang melanggar sebelum masuk gerbang tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat
ingin kembali pasti kami berikan kesempatan untuk putar arah. Dan apabila kedapatan masuk, kita akan usahakan persuasif untuk melakukan U-Turn (putar arah/balik) dalam tol diputaran selanjutnya yang telah disiapkan petugas kami dilapangan.” terang Jenderal bintang dua.

Kakorlantas Polri yang memiliki hobi bersepeda ini pun yakin penerapan sistem ganjil-genap ini bisa mengurangi volume kepadatan kendaraan hingga 30 persen.

“Bisa dan kami yakin seyakin-yakinnya akan mampu mengurangi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di Tol Jakarta-Cikampek,” pungkas Kakorlantas.

KAKORLANTAS: ENAM POINT FAKTOR PELANGGARAN KONSENTRASI SAAT BERKENDARA

IMG-20180307-WA0048

KorlantasPolri – Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, M.M kembali menginformasikan dengan jelas terkait hal kabar larangan merokok, mendengarkan musik, serta menggunakan GPS saat berkendara tidak ada serta tidak dijelaskan dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 pada Pasal 106.

“Pengendara diperbolehkan bahkan sangat diperbolehkan menggunakan GPS. Namun yang tidak diperbolehkan ialah pengendara mengutak atik GPS saat berkendara,” ucap Kakorlantas saat dikonfirmasi di gedung lantai 2 NTMC Polri.

Begitupun dengan merokok saat berkendara, Kakorlantas menyampaikan pasalnya selain soal kesehatan, merokok saat mengemudi tentunya membuat pengendara tak konsentrasi dan juga belum lagi terkait bara dari rokok yang cukup panas juga bisa terjatuh atau terbang ke pengendara itu sendiri atau orang lain di belakang.

“Memang tidak ada larangan merokok saat berkendara, namun kami hanya menghimbau alangkah baiknya memikirkan pentingnya akan keselamatan pengendara serta pengguna jalan lainnya,” imbuhnya.

Sedangkan untuk mendengarkan musik sambil berkendara, jelas Kakorlantas itupun tidak diatur dalam UU Lalu Lintas dan tidak ada larangan untuk hal tersebut. Namun Kakorlantas mengingatkan kembali, pengendara diperbolehkan mendengarkan musik jika delta trafo ataupun desibelnya tidak terlalu keras (tidak sampai menggangu pengendara atau tetangga lain serta pengendara itu sendiri masih dapat mendengarkan klakson kendaraan dibelakangnya).

“Mendengarkan musik diperbolehkan, namun jika musik tersebut melebihi batas normal dan telah mengganggu pengendara lain maupun pengendara itu sendiri tentunya tidak boleh. Yang penting mendengarkan musiknya tidak boleh keras,” himbau Kakorlantas.

Sebagaimana yang telah disampaikan Kakorlantas, demi keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya, sejatinya pengendara wajib berkendara dengan penuh konsentrasi. Yang dimaksud dengan ‘penuh konsentrasi’ adalah setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sebab 6 point faktor sebagai berikut;

  • sakit,
  • lelah,
  • mengantuk,
  • menggunakan telepon atau handphone sambil berkendara,
  • menonton televisi atau video yang terpasang di kendaraan,
  • meminum-minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan Kendaraan (mabuk).

“Penindakan yang dilakukan petugas dilapangan mengacu atau melihat UU 106 dengan 6 point diatas,” jelas Kakorlantas.

“Implementasi kurang konsentrasi saat berkendara ada pada 6 point tersebut dan hanya 6 point diatas yang jelas tidak diperbolehkan,” tutup Kakorlantas Polri.

Kakorlantas Gelar Rapat Koordinasi Pengamanan Arus Mudik 2018 dengan Stakeholder Terkait

rakor-pam-mudik-2018

KorlantasPolri – Menjelang pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik lebaran tahun 2018, Korlantas Polri menggelar rapat koordinasi persiapan pengamanan arus mudik/balik Idhul Fitri 1439/2018 di ruang rapat lt. 6 gedung NTMC POLRI Jl MT Haryono Kav 37-38 Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018).

Hadir dalam rapat diantaranya Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M, Dir. Kamsel Korlantas Polri Brigjen. Pol Drs. Chrysnanda Dwilaksana M.Si, Kabag. Ops Korlantas Polri Kombes. Pol Benyamin M.M, Dirut Jasa Raharja Budi Raharja, GM Jasa Marga Budi Cahya Arinta Budiawan, Pejabat Utama Korlantas Polri, para Dirlantas Polda yang wilayahnya terkait arus mudik serta Stakeholder terkait persiapan arus mudik.

Dalam paparannya, Kakorlantas menyampaikan 6 hal utama yang harus diperhatikan saat pengamanan arus mudik dan balik mendatang. Pertama, keterpaduan dan kerjasama antar instansi terkait. Bila ada kegagalan ditanggung bersama dan jika berhasil bukan hanya keberhasilan dari Kepolisian semata.

“Yang kedua teliti kembali apa ancaman tahun ini, baik kelancaran maupun keselamatan. Menyambung ke tiga buat rumusan atau formula untuk mengatasinya dari sekarang.” jelas Kakorlantas.

Kakorlantas melanjutkan, yang ke empat tempatkan petugas dengan tepat agar efektif dan efisien. Ke lima evaluasi dan perbaiki dari sekarang kekurangan yang ada.

“Terakhir, adakan latihan-latihan dan pembekalan antara pusat dengan daerah agar berkesinambungan.” jelas Kakorlantas.

Selain menyampaikan hal utama, Kakorlantas secara khusus soroti titik rawan yang harus diantisipasi dari sekarang. Diantaranya tol Jakarta-Cikampek, tol Pasteur Bandung, Brexit, tol Cileunyi, Exit tol Weleri, Pemalang Exit (Pangsit), Tingkir, Simpang Mengkreng dan Pasar Tonjong.

“Siantar Prapat, Natal kemarin juga macet. Tapi itu semua masih butuh kajian dan penelitian lagi.” ungkap Kakorlantas.

Diakhir, Kakorlantas menekankan bahwa rest area di ruas tol Cikampek dan Cipali tetap menjadi yang utama prioritas pengamanan khususnya arus balik.

Korlantas Kawal Kebijakan Ganjil-Genap Tol Cikampek

kakor-wawancara

KorlantasPolri – Jelang diberlakukannya sistem ganjil-genap, Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Royke Lumowa M.M dampingi Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Senin (5/3/2018).

Tiba di Pintu Tol Bekasi Barat 1 kedua menteri itu melakukan sosialisasi dan membagikan brosur mengingatkan pemberlakuan ganjil-genap mulai tgl. 12.

Diketahui, mulai 12 Maret mendatang, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Kementerian Perhubungan mulai menerapkan kebijakan ganjil genap pada pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi timur khusus arah Jakarta, setiap Senin – Jumat pada pukul 06.00—09.00 wib kecuali hari libur. Selain itu, angkutan barang golongan III, IV dan V pada hari Senin – Jumat pukul 06.00 – 09.00 wib dilarang beroperasi di sepanjang ruas tol Jakarta—Cikampek.

Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Royke Lumowa M.M menegaskan pihaknya akan turut mengawal kebijakan ganjil-genap ini.

“Kami akan kawal dengan personil di masing-masing pintu tol. ada 85 personil. Dan melakukan pencegahan bila ada yang melanggar. Maka disediakan u-turn untuk memutar balik kendaraan. Jika ada mobil yang plat nomornya tidak sesuai kita arahkan putar balik. Kalaupun tilang itu diberlakukan kepada yang melanggar rambu lalulintas.” jelas Royke.

Pernyataan Kakorlantas Tentang Merokok dan Mendengarkan Musik Saat Berkendara

Kakorlantas

KorlantasPolri – Beberapa waktu terakhir ini beredar kabar bahwa adanya larangan merokok dan mendengarkan musik saat berkendara.

Disebutkan bahwa larangan ini berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 yang berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Untuk merokok, memang hal ini cukup menyita perhatian. Pasalnya selain soal kesehatan, merokok saat mengemudi tentunya membuat pengendara tak konsentrasi.

Hal ini bisa dilihat, jika pengemudi sambil merokok maka saat mengendalikan setir atau setang mereka hanya menggunakan satu tangan. Tentu saja ini sangat berbahaya.

Tak hanya itu, bara dari rokok yang cukup panas juga bisa terjatuh atau terbang ke pengendara itu sendiri atau orang lain di belakang.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, angkat bicara soal beredarnya informasi pengendara sepeda motor dan mobil dilarang berkendara sembari mendengarkan musik.

Melalui pesan singkatnya kepada tim NTMC Polri, Kakorlantas menyampaikan agar pemberitaan ini agar diluruskan.

“Tidak ada larangan merokok saat berkendara. Itu tidak benar,” ungkap Royke dalam pesan singkatnya, Jumat (2/3/2018).

Kakorlantas juga membantah jika mendengarkan musik di dalam mobil itu tidak diperkenankan. Namun dia tak menampik, bahwa ada satu hal yang dilarang saat mengemudi mengenai pemanfaatan fitur hiburan di dalam mobil.

“Yang dilarang itu adalah sopir menonton video atau tv sambil menyetir, kalau mendengarkan radio atau musik tidak dilarang” tambahnya.

Apa yang dikatakan oleh Kakorlantas sebetulnya telah dijelakan berdasarkan UU Nomor 22 tahun 2009 pada Pasal 106 ayat 1, yaitu sebagai berikut:

“Yang dimaksud dengan ‘penuh konsentrasi’ adalah setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan Kendaraan.”

Nah, jika melanggar pasal tersebut, pelanggar akan dikenakan pasal 283 yaitu:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.”

Kakorlantas Hadiri Capaian 3 Rekor Muri Cap Gomeh Singkawang 2018

KAKORLANTAS

KorlantasPolri – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs.Royke Lumowa, MM yang sedang melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat dalam rangka meresmikan gedung Safety Riding dan Driving Dit Lantas Polda Kalbar juga ikut mensukseskan Cap Gomeh Singkawang tahun 2018, Jumat (3/3/2018).

Bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Didi Haryono, SH, MH., Kakorlantas Polri beserta rombongan menyaksikan langsung perayaan Cap Gomeh Singkawang yang berhasil mencatatkan tiga rekor muri berupa tatung terbanyak yakni 1.038 tatung, Pendirian gerbang Cap Go Meh terbesar dengan tinggi 6 meter dan lebar 16,20 meter dilengkapi dengan 12 zodiak (shio). Serta Lampion terbanyak berjumlah 20.607

Selain itu perayaan juga dimeriahkan dari Santo Yosep Singkawang Group yang sudah mendaftar capaian rekor Muri dengan 9 naga.

Selain Wali kota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama sang suami dan wakil wali kota Singkawang, Irwan, puncak perayaan Cap Go Meh di Singkawang juga dihadiri oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional yang juga merupakan mantan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Cornelis bersama istri, mantan wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya bersama istri, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa MM, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Didi Haryono SH MH, Forkopimda Kalbar dan sejumlah Bupati dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar.

Takjubnya Kakorlantas Kunjungi Kampung Tertib Lalulintas

IMG-20180301-WA0039

KorlantasPolri – Warga Kampung Tertib Lalu Lintas (KTL) di Jalan Tabrani Ahmad, Komplek Ari Karya Indah IX, Pontianak, Kalimantan Barat, tampak antusias menyambut kehadiran Jenderal Polisi Lalu Lintas dari Sabang hingga Merauke, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M, Kamis (1/3).

Kunjungan Kakorlantas Polri beserta rombongan ke Taman Bacaan Kampung Tertib Lalu Lintas (KTL) Komplek Ari Karya Indah IX, dilakukan usai dari Mapolda Kalimantan Barat untuk meresmikan langsung ruang Safety Riding dan Safety Driving, Ditlantas Polda Kalbar sekaligus memberikan arahan kepada jajaran Ditlantas Polda Kalbar.

Perlu diketahui, Kampung tertib lalu lintas tersebut, merupakan Kampung tertib lalu lintas yang pertama di Indonesia yang mana diresmikan sejak September 2017 lalu. Beberapa fasilitas penunjang seperti taman baca dengan buku berisikan wawasan tertib lalu lintas, meja belajar, ruang baca dan lain-lain tersedia.

Terciptanya kampung tertib berlalu lintas di Komplek Ari Karya Indah IX ini antara lain berkat partisipasi penuh pihak masyarakat setempat.

Kebahagiaan Kakorlantas ketika hadir dengan melihat langsung kesadaran warga kampung tertib berlalu lintas dan keadaan kampung tertib berlalu lintas tak dapat ditutupi. “melihat kampung inilah memberikan contoh bahwa kesadaran tertib berlalu lintas khususnya muncul dari dalam diri, bahwa memakai helm pun penting tanpa diperintah bukan karena undang-undang tapi karena kesadaran,” ucap Kakorlantas menyambut sambutan hangat dari para warga dan tokoh masyarakat.

“kampung ini sudah melakukan hal luar biasa tertib berlalu lintas.” imbuhnya.

Kakorlantas pun menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas hingga meninggal dunia di Indonesia itu setiap satu jamnya merenggut 3 nyawa meninggal karena kecelakaan. “ya satu jam dari Sabang sampai Marauke setiap satu jam 3 orang meninggal,” jelas Kakorlantas.

“sejam 3 orang, setahun 30 ribuan meninggal. Coba Bapak dan Ibu bayangkan. Jadi banyaknya kampung-kampung seperti ini mudah-mudahan bisa turun.” terang Jenderal bintang dua tersebut.

“bukannya mendahulukan yang diatas tetapi data statistic yang berbicara bahwa 2018 ini menurut data yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas 20 – 30 bukan mendahului yang maha kuasa.” lanjut Kakorlantas.

Kakorlantas menganggap kampung tertib lalu lintas yang diciptakan ini luar biasa. “semoga ada kampung-kampung lain di Pontianak yang mempelopori kampung ini, dan saya pikir bukan hanya tertib lalu lintas tetapi tertib yang lain seperti tertib sosial.” harap Kakorlantas.

Kampung ini sebut Kakorlantas sebagai pelopor cikal bakal untuk kampung-kampung yang ada di Pontianak menjadi tertib gara-gara kampung Ari Karya IX.

“saya doakan semoga keselamatan di Pontianak Kalimantan Barat khususnya dikampung ini sangat tinggi dan dimulai dari anak anak sejak lahir.” pungkas Kakorlantas.