All posts by admin

IMG-20171212-WA0068

Rencana Pemindahan Ibukota, Korlantas Polri Kaji Aspek Lalu Lintas

KorlantasPolri – Terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang telah tertera di dalam telegram bernomor ST/2883/VIII/2017 tertanggal 4 Desember 2017, di mana di dalam surat tersebut, salah satunya Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Royke Lumowa selaku tim dari Korlantas mendapat tugas menjadi bagian untuk turut mengkaji rencana besar pemerintah tersebut.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa saat ditemui membenarkan pihaknya turut menjadi bagian dalam mengkaji pemindahan Ibu Kota negara. Namun Kakorlantas belum dapat menjelaskan secara rinci dikarenakan masih dalam tahap pengkajian.
“Belum selesai, timnya masih di sana dan masih dalam pengkajian,” kata Jenderal bintang dua Korlantas Polri, di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Desember 2017.
Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa menerangkan, kajian yang dilakukan pihaknya hanya seputar aspek lalu lintas dan faktor-faktor yang harus terpenuhi dalam masalah mewujudkan lalu lintas yang lancar dan berkeselamatan terkait pembangunan smart city (kota cerdas).
Diketahui proses pengkajian tim rencana pemindahan Ibu Kota Negara yang turut melibatkan masing-masing direktur lalu lintas wilayah, sejumlah dinas dari pemerintahan daerah, antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Tata Ruang, serta sejumlah akademisi perguruan tinggi diperkirakan akan selesai pada tahun 2018.
Adapun rencana lokasi pengkajian pemindahan ibu kota Republik Indonesia ke Pulau Kalimantan antara lain Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Juga kajian pemindahan Ibu Kota ke Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Itu mengkaji wacana, lebih bagus siap payung sebelum hujan. (Ini kajian) menuju smart city, jadi kota yang ramah terhadap lalu lintas yang lancar dan berkeselamatan,” imbuh Royke dihadapan awak media.
Kakorlantas menjelaskan apa pun keputusan dari pemerintah pusat, pihaknya hanya siap melaksanakan arahan selanjutnya. Di mana kelak, kota Kalimantan bakal didesain menjadi smart city pertama di Indonesia.
Sebelumnya secara terpisah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, menuturkan pemerintah akan segera menyelesaikan kajian realisasi rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.
Bambang sempat mengatakan, ada beberapa kota kandidat yang berpotensi menjadi ibukota baru. Dia mengakui salah satu kandidat ibukota baru adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Terkait munculnya nama Palangkaraya, sebagai kandidat ibukota baru, karena hal tersebut juga pernah digagas oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

DUA ANGGOTA KORLANTAS BERI EDUKASI KEAMANAN BERKENDARA KEPADA PEREMPUAN

KorlantasPolri – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas, komunitas Queenrideris bekerjasama dengan Korlantas Polri, dan Kementerian Perhubungan Darat menggelar acara ‘Edukasi Tentang Keamanan Berkendara Kepada Perempuan’ di GRAHA XL, Jakarta Selatan, Minggu (10/12).

Acara ini dihadiri oleh dua anggota Korlantas Polri, Kombes Pol Rudy Antariksa dan AKP Eny. Dengan diikuti kurang lebih 150 peserta yang terdiri dari para pengendara perempuan dan blogger.

Kombes Rudy Antariksa dalam acara tersebut menyampaikan, bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kewajiban kita bersama. Sudah seharusnya kita tertib dalam berkendara.

Menurutnya, kecelakaan bisa dihindari dengan sadar berlalu lintas. Dengan tidak menggunakan handphone saat berkendara serta menggunakan helm pada anak. Serta yang kini sedang marak di kalangan ibu-ibu yakni memasang lampu sein kanan namun kenyataannya berbelok ke kiri. Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi pengendara itu sendiri dan pengendara lain.

“Kita harus mulai peduli dan sadar dengan keselamatan berlalu lintas sejak dini, seperti memakaikan helm pada anak saat berkendara. Dan jangan plin, plan, kalau sein kanan ya beloknya ke kanan jangan ke kiri. Karena itu bahaya bisa bikin pengendara lain dan diri kita sendiri celaka,” ujar Kombes Rudy.

Memakai helm saat berkendara sangatlah penting. Jangan hanya karena faktor jarak tempuh yang membuat kebanyakan orang tidak menggunakan helm. Karena, sesungguhnya kecelakaan tidak mengenal waktu dan tempat.

“Jadi kalau mau selamat sampai tujuan kita harus tertib dalam berkendara serta mematuhi peraturan yang ada,” imbuh AKP Eny.

Kombes Rudy dan AKP Eny pun mengajak para peserta yang hadir untuk melakukan yel yel ‘Saya Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas’ dan ‘Stop Pelanggaran Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan’.

POLRI GELAR PUJI SYUKUR ATAS PRESTASI TIGA KLUB OLAHRAGA BINAANNYA

KorlantasPolri – Kapolri Jenderal Pol. H.M. Tito Karnavian mengundang seluruh official club untuk menerima penghargaan sekaligus bersama-sama memanjatkan puji syukur atas prestasi nasional olahraga binaan Polri diantaranya official ‘Bhayangkara FC’, voli putra ‘Bhayangkara Samator’ dan voli putri ‘PGN POPSIVO Polwan’, Selasa (12/12).

Kapolri Jenderal Pol H.M Tito Karnavian didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin beserta Kepala BIN Komjen Pol Budi Gunawan, Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menyambut langsung pawai arak-arakan kemenangan di halaman PTIK, Jakarta Selatan.

Sebagai wujud kebanggaan bersama institusi Polri atas prestasi yang dihasilkan ini, seluruh personil kepolisian berbaris memanjang mulai dari luar jalan sembari diiringi supporter dan dengan diramaikan drum dirigen Bharamania meneriakkan yel-yel pembangkit semangat seperti yang biasa disuarakan di arena pertandingan.

Setibanya rombongan pawai Bhayangkara FC di PTIK dengan menaiki mobil pawai sekaligus memboyong Piala Juara Liga 1 Gojek Traveloka, kapten kesebelasan tim Bhayangkara FC, Indra Kahfi yang juga merupakan anggota Bhayangkara Polri langsung diberikan kalungan bunga oleh Kapolri. Setelah memberikan kalungan bunga, rombongan memasuki halaman PTIK dengan melalui barisan semangat dan apresiasi dari kesatuan Polri.

Atmosfir kemeriahan serta bangga atas prestasi Bhayangkara punggawa olahraga menyelimuti PTIK. Dalam perjalanan memasuki auditorium PTIK Kapolri beserta pejabat utama Polri yang turut menyambut hangat tidak ketinggalan turut beryel-yel bersama.

Perlu diketahui, selain memberikan penghargaan serta memanjatkan puji syukur bersama atas keberhasilan ini, Polri akan meresmikan stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang berlokasi di Jalan Tirtayasa Raya No.6, Kebayoran Baru, RT.9/RW.4, Melawai, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, sebagai home base atau rumah Bhayangkara FC. Peresmian akan dilakukan dengan menandatangani prasasti.

keselamatan

KORLANTAS DAN DITLANTAS PMJ GELAR ROAD SHOW TAHUN KESELAMATAN UNTUK KEMANUSIAAN DI MALL CI

KorlantasPolri – Dalam rangka menggalakan program tahun keselamatan Untuk Kemanusiaan tahun 2017-2018 Korlantas dan Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar Road Show di Mall Cipinang Indah, Jakarta Timur.

Kegiatan tersebut Road Show tersebut berlangsung di lantai dasar, Mall Cipinang Indah, jalan Inspeksi Kalimalang.

Meski hanya digelar selama dua hari (8-9 Desember 2017), namun animo masyarakat yang datang dan yang berpartisipasi cukup banyak. Tak ayal, setiap stan-stan yang di pamerkan tampak dipenuhi pengunjung.

Satlantas Polres Metro Jakarta Timur selaku tuan, berusaha mengemas acara tersebut agar lebih menarik sehingga mengundang keingintahuan masyarakat tentang inovasi, program dan teknologi terkini Ditlantas Polda Metro Jaya.

Beragam Stan yang dihadirkan meliputi, Stan Speeding Management, E-Tilang, Stan Korlantas Mabes Polri, SIM Online dan Stan Samsat Online.

Kehadiran Samsat Online dalam acara ini dinilai sangat membantu bagi masyarakat dalam mengurus perpanjangan pajak tahunan kendaraannya.

Menurut Kanit STNK Samsat Jakarta Timur AKP Muhammad Ardila Amry. Pihak-nya menghadirkan kemudahan dalam proses pembayaran pajak tahunan kendaraan melalui Samsat Online.

“Kami hari ini menampilkan pelayanan Samsat Online, nah bagi masyarakat yang belum bayar pajak tahunan kendaraannya dapat langsung melakukannya di stan kami. Syaratnya mudah kok, anda cukup bawa STNK asli dan KTP asli aja,” ujar AKP Muhammad Ardila Amry di Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

IMG-20171213-WA0007

PAMERAN MODERNISASI KORLANTAS AJAK PELAJAR SEBAGAI DUTA KESELAMATAN DAN KEMANUSIAAN

KorlantasPolri – Hari ketujuh rangkaian Pameran Modernisasi Polantas sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan yang digelar oleh Korlantas Polri, kali ini bertempat di Mal Living World, Alam Sutera, Tangerang, Kamis (7/12/2017).

Pameran yang menampilkan sejumlah inovasi baru pelayanan kepada masyarakat dibuka dengan lomba mewarnai siswa/siswi tingkat PAUD se- Tangerang Selatan.

Pameran modernisasi pelayanan ini diisi oleh stand booth dari NTMC Polri, SIM Online, e-Tilang, dan e-Samsat. Pada pameran ini, pengunjung bisa langsung menguji pelayanan tersebut.

Menjelang siang acara semakin menarik dengan penampilan dari Tim Rampak Gendang Polantas Polda Metro Jaya, polwan NTMC Voice, Cakra Metro Voice dan Sejumlah band pemenang pada pameran di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.

Puncak acara pameran menampilkan lomba Duta Pelajar Lalulintas yang diikuti oleh pelajar menengah se-Tangerang Selatan.

Dalam penampilannya salah satu peserta bernama Asyifa Amanda dari SMAN 7 Tangerang Selatan mengatakan, bahwa pelajar juga bisa menjadi perwakilan keselamatan dan kemanusiaan.

“Tugas kita tidak hanya belajar tapi kita bisa menjadi pelopor keselamatan untuk kemanusiaan.” Ungkap Asyifa.

Selain Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Halim Pagarra, perwakilan dari Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan Tangerang Selatan turut hadir sebagai dewan juri lomba Duta Lalulintas.

Rencananya Pameran Modernisasi Polantas di Mal Living World akan berlangsung hingga esok hari dengan diisi oleh hiburan dan pemberian hadiah pemenang lomba Duta Pelajar dan mewarnai bagi siswa-siswi PAUD.

PAMERAN MODERNISASI POLANTAS, AJAK MASYARAKAT IMPLEMENTASIKAN KESELAMATAN BERLALULINTAS

KorlantasPolri – Korlantas Polri menggelar Pameran Modernisasi Polantas sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan 2017 yang diselenggarakan dari 30 November – 1 Desember 2017 di Atrium Cilandak Town Square Jakarta. Ada 3 inovasi yang dipamerkan oleh Kepolisian diantaranya SIM online, E-Tilang dan E-Samsat .

Salah satu produknya yaitu SIM Online. SIM Online merupakan sebuah inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan mengurus perpanjangan SIM. Dapat memudahkan pengurusan pembuatan dan perpanjangan SIM secara online tanpa harus datang ke daerah asalnya. Dengan Inovasi yang menggunakan data server E-KTP tersebut, pemohon dapat langsung mengurus pembuatan serta perpanjangan SIM pada gerai SIM terdekat.

“Silahkan pak, kalau ingin memperpanjang masa berlaku SIMnya bisa dilakukan disini.”kata Bripda Ela, salah satu polwan yang bertugas pada stand SIM Online.

Sedangkan E-Tilang memberikan kemudahan pengurusan dan pembayaran denda tilang oleh pelanggar dengan memanfaatkan teknologi Android dan jaringan Host to Host Real Time Online. Dengan adanya E-Tilang, pelanggar langsung membayar denda melalui transfer bank to bank.

Sementara untuk inovasi e-Samsat dibuat untuk meningkatkan pelayanan pembayaran pajak daerah dan registrasi kendaraan bermotor dengan menghadirkan inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Pembayaran bisa dilakukan melalui ATM sehingga masyarakat dapat membayar kewajiban pajak kendaraan bermotor mereka dengan cepat dan praktis.

Menambah meriah suasana, dihari pertama acara pameran diisi oleh Festival Band Kampus se DKI Jakarta. Sejumlah anggota band kampus turut serta dalam kompetisi tersebut. Bertindak selaku juri berasal dari musisi terkenal, diantaranya Erwin ex Dewa 19 dan Ekki Soekarno.

Kakorlantas Polri Ajak Personel Ditlantas dan Satlantas Polda Sumut Jadi Polantas Sejati

7 Amanat Kakorlantas kepada Seluruh Polantas

KorlantasPolri – Kegiatan Workshop dan Launching Modernisasi Polantas yang digelar Korlantas Polri dan dihadiri para Dirlantas dan Kasatlantas serta seluruh pejabat satuan lalu lintas di wilayah yang dimulai dari tanggal 7-10 November 2017, resmi ditutup oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M.

Sebelum ditutup Kakorlantas, para peserta Workshop mendengarkan sambutan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, S.H.. dan Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol. Drs. Budi Setiadi yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Tjahjo Kumolo sangat mendukung atas aplikasi yang diluncurkan Korlantas Polri sebagai perubahan dalam menghadapi era modern saat ini.

Tjahjo mengatakan bahwa dengan terobosan dan perbaikan sistem yang ada di Korlantas, kini data masyarakat yang berada di Korlantas dapat diberikan dan disesuaikan dengan E-KTP, dan hal ini akan meminimalisir tindak kriminalitas yang sering digunakan dengan membuat KTP ganda. Ke depan Tjahjo berharap database yang berada di pencatatan sipil dengan kepolisian sudah bisa terintegrasi, sehingga identitas warga tidak dapat digandakan dan disalahgunakan.

“Pemerintah sangat mendukung terobosan-terobosan yang dilakukan Polri, khususnya Korlantas. Terimakasih sudah memberikan database untuk disesuaikan dengan KTP elektronik, dan ini sangat membantu,” ujar Tjahjo.

Sedangkan Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol. Budi Setiadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas dari Kementerian Perhubungan tidak akan pernah lepas dari kerjasama dengan Polri, khususnya jajaran lalu lintas.

Budi berharap Berharap dapat terus menjalin kerjasama antar instansi baik di pusat maupun di wilayah. berkorelasi dengan para jajaran polantas di wilayah. Ia mengatakan bahwa jajaran polantas di wilayah dapat memberikan masukan terkait penempatan marka jalan yang sesuai demi kamseltibcar lantas.

“Tidak hanya masukan, pengawasan dari polantas di wilayah juga diperlukan, agar tidak terjadi penyimpangan tugas dari dinas perhubungan di wilayah,” ucap Budi.

Kakorlantas Polri dalam sambutannya di Workshop dan Launching Modernisasi Polantas memberikan tujuh amanat kepada seluruh polantas di Indonesia.

Tujuh amanat Kakorlantas Polri, sebagai berikut :

1. Marilah terus meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Ini merupakan modal utama dalam membangun karakter insan polri dalam menjalankan tugasnya.

2. Tingkatkan terus pelayanan prima dibidang lalu lintas, menuju polantas modernisasi yang berbasis IT.

3. Siapkan SDM yang baik dan benar, yang mampu menangani tugas kepolisian di bidang IT, demi mendukung program-program polantas.

4. Kurangi, kalau bisa hilangkan budaya konsumtif yang dapat berakibat koruptif. Dan ini harus dimulai dari pimpinan agar memberikan contoh kepada bawahannya.

5. Tidak arogan dan kekerasan lainnya dalam menjalankan tugas. Utamakan kesabaran.

6. Tingkatkan pengawasan kepada anggota di lapangan guna merubah sisi negatif.

7. Siapkan pengamanan yang baik menjelang Natal, Tahun Baru, Pilkada Serentak, dan Pilpres 2019.

Usai mengetuk palu sebagai tanda ditutupnya Workshop dan Launching Modernisasi Polantas. Kakorlantas menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta yang sudah hadir dalam acara ini.

“Sampaikan salam saya untuk keluarga di rumah. Dan jadilah polantas-polantas yang sejati. Berdiri tegak membela hak-hak yang benar,” tutup Kakorlantas.

Kakorlantas

Menuju Polantas Promoter, Korlantas Polri Gelar Workshop Modernisasi Polantas

KorlantasPolri – Lalu Lintas merupakan urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan tingkat modernitas pada transportasi, yang menjadi satu dan kesatuan dari kegiatan atau aktifitas manusia. Dengan demikian, pada bidang lalulintas perlu dibangun model pemolisian di era digital untuk memberikan pelayanan cepat (quick respons) pada publik.

 

Dalam mewujudkan Kepolisian Lalu Lintas se-Indonesia yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter), Korps Lalulintas (Korlantas) Polri mengadakan kegiatan Launching dan Workshop Modernisasi Polantas Sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan ‘Menuju Polantas yang Promoter’, November 2017 lalu.

 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, diikuti sebanyak 1.504 anggota Kepolisian lalu lintas se-Indonesia dari berbagai jajaran Kepolisian.

 

Di antaranya melibatkan Pejabat Utama Korlantas Polri, para Kasubdit dan Staf Korlantas Polri, serta para Dirlantas Polda, para Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda, para Kasatlantas, para Kaurbinopsnal Satlantas atau perwira Satlantas lainnya dan para operator pelayanan publik untuk mengimplementasikan modernisasi Polantas.

 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs.Royke Lumowa turut serta hadir membuka sekaligus memberikan arahan pada seluruh peserta. Di hadapan peserta workhsop, Kakorlantas Polri menyampaikan dikumpulkan para anggota Polantas seluruh Indonesia ini guna mentransformasikan modernisasi Polantas sampai dengan tingkat Kota / Kabupaten yang menjadi penjuru dari sistem-sistem pelayanan publik, selain itu digelarnya Workshop ini guna memberikan kesamaan visi dan misi.

 

“Berkumpulnya saudara-saudara di sini dalam rangka mengikuti workshop untuk meningkatkan kualitas kinerja dan mengoptimalisasikan pelayanan publik dibidang Lalu Lintas berbasis Teknologi Informasi atau digitalisasi bukan lagi manualisasi,” arah Kakorlantas.

 

Kakorlantas pun menambahkan, terkait dengan instruksi Kapolri tentang visi dan misi dalam program Promoter, dimana didalam mewujudkan Polri Promoter terdapat tiga faktor yakni perbaikan kultur, peningkatan kinerja (profesinalisme penegakan hukum dan pelayanan publik), dan manajemen media, Kakorlantas mengajak untuk seluruh peserta memilik kesamaan visi dan misi dalam mewujudkan citra Polri khususnya Polantas yang lebih baik.

 

“Jika ketiganya telah berjalan dengan baik, maka secara otomatis akan terbingkai / framing Polri atau Polantas sudah tidak lagi seperti dulu dan jauh lebik baik,” imbuh Kakorlantas.

 

Kakorlantas dalam arahannya juga menyampaikan nantinya workshop ini akan dibagi menjadi tujuh kelompok panel diskusi dengan sub tema antara lain,

 

1. upaya peningkatan kualitas dan keamanan jalan dan menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,
2. optimalisasi gakkum guna mendukung terwujudnya tilang elektronik/ gakkum di era digital,
3. peningkatan pelayanan publik di bidang lalulintas berbasis tenologi informasi,
4. rencana pengamanan pemilu legislatif dan pemilihan presiden RI,
5. rencana pengamanan Asean Games,
6. implementasi Polantas dalam mendukung program pariwisata, dan
7. membangun soliditas dan solidartas Polantas dalam rangka pelayanan prima masyarakat.

 

“Polantas terus berbenah menuju Polantas yang Promoter melalui langkah-langkah peningkatan kinerja yakni peningkatan pelayanan publik, baik itu terkait penegakkan hukum, Regident Laka, dan manajemen media dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi,” papar Kakorlantas.

 

“Namun keberhasilan dari organisasi Polri sangatlah bergantung pada kapabilitas dan
kapasitas sumber daya manusia yang dimilikinya sehingga perlu peningkatan profesionalisme maupun perbaikan kultur dengan menekan budaya koruptif dan arogansi kekerasan,” tambahnya.

Kapolri dan Kakorlantas

Kapolri: Polantas, Polisi Tercepat di Kepolisian

KorlantasPolri – Kapolri Jendral Polisi Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa memimpin Launching enam aplikasi terbaru dari jajaran Korps Lalu Lintas Polri. Yakni :

1. ERI (Electronic Registration and Identification) Samsat Online.
2. SDC (Safety Driving Center)
3. SSC (Safety and Security)
4. INTAN (Inteliggence Traffic Analysis)
5. Smart Management
6. Cyber Cops

Acara Workshop dan Launching Modernisasi Polantas digelar Korlantas Polri di Hotel Mercure Ancol Jakarta Utara mulai 7 sampai dengan 10 November 2017.

Kapolri dalam sambutannya memberi apresiasi kepada seluruh jajaran polantas se-Indonesia, dengan enam aplikasi terbaru ini diharapkan dapat memberi kemudahan kepada masyarakat.

“Seperti halnya Panic Button yang pertama kali melaunching terobosan tersebut dari jawa timur, dan kemudian dikembangkan hingga digunakan oleh mabes polri sebagai acuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, ini sangat saya apresiasi betul,” ujar Kapolri, Kamis 9 November 2017.

Terobosan lain yang tak kalah hebat juga dilakukan jajaran Polrestabes Makassar, dengan 3.000 CCTV yang terkoneksi antara Polrestabes Makassar dengan pemkot, dan ini sangat membantu dalam pengamanan sistem melalui keamanan tekhnologi.

Kapolri sangat berharap, agar di setiap kota-kota besar sudah dapat mendirikan Comand Center dengan CCTV yang terpasang di lokasi-lokasi publik, seperti Rumah sakit, Mall, Hotel dan Jalan-jalan yang dianggap rawan. Dan saling berkoordinasi antara Polres dengan pemerintah kota setempat.

“Dengan adanya Comand Center yang terkoneksi antat Polres dan Pemkot ini sangat membantu dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas,” tambah Kapolri.

Dalam Arahannya Kapolri kembali menekankan bahwa harus adanya perubahan dari tiga kesatuan yang masih dipandang negatif oleh masyarakat, seperti dalam satuan SDM atau penerimaan Polri, Reserse dan Polantas.

Namun, dalam arahannya, Kapolri saat ini sangat mengapresiasi tugas Polantas, karena polantas adalah polisi yang “Tercepat” berada di TKP. Seperti dalam kasus Bom Thamrin, penyanderaan penumpang di dalam angkot, membantu ibu yang mau melahirkan di dalam tol, dan beberapa peristiwa lainnya yang menjadi viral di media.

“Polantas adalah garda terdepan, baik dalam membantu masyarakat, maupun dalam target aksi terorisme dan kriminalitas,” ucap Kapolri.

Kapolri mengingatkan agar seluruh jajaran kepolisian, baik dari lalu lintas, sabhara dan lainnya agar melakukan tiga hal perubahan. Pertama merubah budaya konsumtif yang dapat menimbulkan hal negatif, sehingga adanya pungutan liar. Khususnya bagi Polantas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam pelayanan.

“Melalui aplikasi yang memudahkan masyarakat, ini dapat mencegah terjadinya kontak langsung antara anggota dilapangan dengan masyarakat,” tambah Kapolri.

Kedua, menghilangkan budaya arogan di lapangan. Dengan berkembangnya teknologi, pasti memiliki dampak baik positif juga negatif. Kapolri sangat menekankan agar anggota di lapangan tidak melakukan kekerasan, karena masyarakat kini sudah bisa menjadi jurnalis bagi dirinya sendiri.

Ketiga, memanajemen media dengan baik. Seperti halnya yang saat ini menjadi viral, dimana Polantas Aceh Besar memberikan tips para pelanggar lalu lintas dalam menghadapi Operasi Zebra yang saat ini sedang berjalan, dengan membuat video humanis dalam durasi yang singkat namun viral, dan ini menambah sisi positif bagi polantas di masyarakat.

“Terobosan tidak hanya dalam aplikasi, namun dalam hal-hal kecil dan humanis seperti ini yang patut diapresiasi. Dan ini langsung menyentuh masyarakat,” ujar Kapolri.

Di akhir arahan, Kapolri memerintahkan agar semua anggota, baik bintara maupun perwira harus turun ke jalan ketika terjadi kepadatan, sehingga masyarakat dapat melihat bukti nyata kerja polisi. Dan bila ada perwira polisi yang tugasnya hanya duduk di kantor, harus segera dicopot.

“Kasatlantas atau perwira lainnya yang kerjanya hanya menghitung masuk keluarnya SIM, BPKB dan STNK. Ini harus dicopot”, tegas Kapolri

“Apapun Launching yang saat ini dilakukan, kepolisian harus tetap fokus dengan tupoksi serta menjaga sinergi antar instansi, baik dari pemerintah maupun pihak swasta,” tutup Kapolri.

Kakorlantas

Korlantas Luncurkan ERI dan INTAN

KorlantasPolri – Korps Lalu Lintas Polri menggelar dua agenda kegiatan yakni Workshop dan dilanjutkan dengan Launching. Dua agenda tersebut terkait dalam mewujudkan Modernisasi Polantas Sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan ‘Menuju Polantas yang Promoter’.

Launching dan workshop digelar langsung selama 3 hari, 7-10 November 2017, di hotel Mercure Convention Centre, Ancol, Jl. Pantai Indah Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Sebanyak 1.504 anggota Kepolisian Lalu Lintas se-Indonesia, mulai dari Pejabat Utama Korlantas Polri, Staf Korlantas Polri, Dirlantas seluruh Polda, Kasubdit Kamsel, serta Kasatlantas hadir mengikuti kegiatan dengan antusias.

“Kegiatan ini ada dua agenda yakni workshop dan launching dengan dihadiri 1.504 Jajaran polantas dari Sabang sampai Merauke,” sebut Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa saat ditemui usai membuka kegiatan dan memberikan arahan pada peserta.

Dalam mewujudkan Polantas yang Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter), Korps Lalu Lintas akan melaunching sistem ERI (Elektronik Registration Integritas) dan INTAN (intelegensi traffic analisis) yang dimaksudkan yakni Samsat Online Nasional Jawa-Bali serta aplikasi Kontak Center.

“Peluncuran Layanan Samsat online Nasional tahap 1 diberlakukan di tujuh Polda. Sedangkan untuk berikutnya diseluruh Polda dengan data terpusat di Korlantas Polri,” terang Kakorlantas.

Sedangkan Kontak Centre sebut Kakorlantas merupakan aplikasi yang berbasis pengetahuan atau pemberitahuan tentang lalu lintas interaktif masyarakat dengan polri (masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan polri).

“Kontak center tersebut nantinya menampung apa saja, seperti keluhan masyarakat, laporan kejadian, dll secara cepat, efisien dan interaktif langsung dengan Polri,” imbuh Kakorlantas.

“Kontak center ini dapat diakses secara cepat, sehingga kita juga akan mampu eksekusi di lapangan dengan segera,” jelas Kakorlantas.

Dalam workshop Modernisasi Polantas Sebagai Implementasi Tahun Keselamatan dan Kemanusiaan ‘Menuju Polantas yang Promoter’ ini diisi pula dengan ragam materi yang disampaikan oleh beberapa pakar, dan didiskusikan kelompok secara berbaur satu sama lain.

Sedangkan Launching akan dilangsungkan besok hari, Kamis, 9 November 2017.